Salah seorang pedagang, Sri Restu Putri, mengatakan kenaikan harga tersebut telah berlangsung selama tiga hari terakhir. Menurutnya, lonjakan harga menjelang Ramadan merupakan fenomena yang kerap terjadi setiap tahun.
“Jelang Ramadan harga naik sedikit. Biasanya Rp140 ribu, sekarang Rp150 ribu per kilogram,” ujarnya saat ditemui di lapaknya di Pasar Ibuah.
Meski terjadi kenaikan, Sri memperkirakan harga daging sapi berpotensi kembali stabil ketika Ramadan mulai berlangsung, seiring penyesuaian pasokan dan distribusi di pasaran.
Tidak hanya harga yang meningkat, permintaan daging sapi juga mengalami lonjakan signifikan. Ia menyebutkan, terjadi peningkatan pembelian hingga 70 persen dibandingkan hari biasa.
Kenaikan permintaan ini dipicu oleh kebutuhan masyarakat yang mulai mempersiapkan hidangan khas Ramadan, seperti rendang dan gulai.
Kendati demikian, para pedagang memastikan stok daging sapi masih dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan konsumen. Pasokan daging didatangkan dari Lampung serta sapi lokal yang dipotong di wilayah sekitar.
Pedagang berharap distribusi tetap lancar agar tidak terjadi lonjakan harga yang lebih tinggi menjelang Ramadan, sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga. (rid)
Editor : Adetio Purtama