Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Warga Protes Kenaikan Air Danau Maninjau, PLN Setujui Bukaan Pintu Bendungan 30 Sentimeter

Putra Susanto • Kamis, 11 Desember 2025 | 10:11 WIB
PROTES: Puluhan warga salingka Danau Maninjau mendatangi kantor operasional PLTA Maninjau mendesak pembukaan pintu bendungan air danau, Selasa (9/12).
PROTES: Puluhan warga salingka Danau Maninjau mendatangi kantor operasional PLTA Maninjau mendesak pembukaan pintu bendungan air danau, Selasa (9/12).

PADEK.JAWAPOS.COM-Kenaikan permukaan air Danau Maninjau pascabanjir bandang dan longsor kembali memicu aksi protes warga salingka danau di PLTA Maninjau, Selasa (9/12).

Ini menjadi kedatangan warga untuk kedua kalinya, setelah sehari sebelumnya PLTA hanya membuka bendungan 5 sentimeter yang dinilai tidak berdampak pada penurunan debit air.

Puluhan warga mendatangi area PLTA sejak pagi untuk meminta penjelasan sekaligus menuntut pintu air dibuka lebih lebar. Mereka menilai kondisi danau sudah darurat, karena air terus meninggi dan mulai mengancam rumah yang berada di tepian.

Warga menyebut pembukaan pintu yang terlalu kecil sehari sebelumnya yang hanya 5 sentimeter tidak memadai untuk menurunkan debit air, sementara aliran masuk ke danau dari hulu masih tinggi. Mereka menegaskan PLTA harus mengambil langkah lebih cepat agar genangan tidak meluas.

Ketegangan sempat terjadi ketika warga meminta manajemen PLTA memperlihatkan data teknis terkait pengaturan pintu air. Namun dialog akhirnya dibuka dengan menghadirkan perwakilan Sektor PLN Bukittinggi.

Anggota DPRD Agam Dapil IV, Alber, turun langsung sebagai penengah. Ia meminta PLTA dan PLN mengambil keputusan yang mempertimbangkan keselamatan masyarakat, tanpa menimbulkan risiko banjir bagi daerah hilir.

Setelah pembahasan cukup panjang, PLN menyetujui pembukaan pintu bendungan total 30 sentimeter, 10 sentimeter bukaan dasar dan 20 sentimeter bukaan atas. Skema ini dinilai paling aman untuk mempercepat penurunan permukaan danau tanpa membebani aliran sungai di bawahnya.

“Sudah ada kata sepakat. Warga setuju bukaan 10 sentimeter dari bawah dan 20 sentimeter dari atas. Kita berharap debit air Danau Maninjau segera turun,” kata Alber di lokasi.

Alber menambahkan, persoalan teknis pembukaan pintu air akan dibawa ke forum musyawarah untuk ditetapkan sebagai aturan bersama agar tidak menimbulkan polemik berulang.

Ia menegaskan pentingnya mekanisme baku yang dapat dijalankan setiap kali level air danau berada pada titik kritis.

PLN dan PLTA juga diminta melakukan pengawasan harian dan menyampaikan informasi pembukaan pintu air secara terbuka kepada masyarakat, mengingat situasi hidrometeorologi di kawasan tersebut masih belum stabil. (ptr)

Editor : Novitri Selvia
#PLTA Maninjau #DPRD Agam #danau maninjau #Alber