Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Dinas Pangan Kota Solok dan Perum Bulog setempat. Program tersebut bertujuan mengendalikan laju inflasi daerah serta menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat menjelang Ramadan dan Idul Fitri 2026.
Kepala Satuan Binmas Polres Solok Kota, AKP Jufrinaldi hadir langsung bersama sejumlah personel untuk mendampingi pelaksanaan bazar. Kehadiran aparat kepolisian tidak hanya berfungsi sebagai pengamanan, tetapi juga menjadi bagian dari strategi preemtif dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas).
AKP Jufrinaldi menjelaskan, keterlibatan Satbinmas dalam kegiatan tersebut merupakan implementasi pendekatan kepolisian yang proaktif dan preventif. Dengan turun langsung ke lapangan, petugas dapat menyerap aspirasi masyarakat serta memantau dinamika sosial yang berkembang.
“Bazar Ramadan ini bukan sekadar kegiatan ekonomi, melainkan juga instrumen untuk mendorong pertumbuhan konsumsi masyarakat Kota Solok menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026,” ujarnya.
Ia menambahkan, melalui interaksi langsung dengan warga di lokasi bazar, kepolisian juga dapat memantau tingkat daya beli masyarakat sekaligus mengidentifikasi potensi gangguan kamtibmas yang mungkin muncul. Langkah tersebut dinilai penting guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif selama bulan suci Ramadan.
Program Gerakan Pangan Murah sendiri menyediakan berbagai komoditas bahan pokok dengan harga di bawah pasaran. Sasaran utamanya adalah membantu masyarakat, khususnya kelompok kurang mampu, agar tetap dapat memenuhi kebutuhan pokok selama Ramadan.
Dengan sinergi antara pemerintah daerah, Bulog, dan kepolisian, diharapkan stabilitas harga dan keamanan wilayah Kota Solok dapat terus terjaga, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang dan nyaman. (cr8)
Editor : Adetio Purtama