Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Wakil Bupati Agam Muhammad Iqbal kepada siswa terdampak, sebagai bagian persiapan pembelajaran semester genap Tahun Ajaran 2025/2026.
Muhammad Iqbal menyatakan, sektor pendidikan harus tetap berjalan meski daerah terdampak bencana.
“Bencana ini tidak hanya merusak rumah dan fasilitas umum, tetapi juga sekolah. Namun pendidikan anak-anak harus tetap berjalan dan menjadi prioritas utama,” ujar Iqbal.
Ia mengatakan Pemkab Agam mempercepat pemulihan pascabencana, termasuk pendataan kerusakan sekolah dan penyiapan skema pembelajaran agar kegiatan belajar mengajar tidak terhenti.
“Sekolah terdampak akan difasilitasi, mulai dari penggabungan sementara, pembangunan sekolah darurat, hingga penyediaan hunian sementara. Intinya, anak-anak tetap bisa belajar,” katanya.
Iqbal juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak dalam penanganan bencana di Kabupaten Agam.
“Kami tidak sendiri. Solidaritas dan kepedulian semua pihak sangat membantu percepatan pemulihan,” ujarnya.
Bantuan yang disalurkan meliputi seragam sekolah lengkap dan perlengkapan belajar, seperti sepatu, topi, dasi, baju, celana, dan rok.
Menurut Iqbal, bantuan serupa akan disalurkan ke sekolah lain yang terdampak sesuai data Dinas Pendidikan Kabupaten Agam.
“Ini bukan bantuan terakhir. Sekolah terdampak lainnya juga akan menerima,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut dihadiri unsur Pengarah BNPB, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala BPBD Agam, serta kepala OPD terkait, Camat Palembayan, Wali Nagari Salarehaia, dan Kepala SDN 05 Kayupasak.(ptr)
Editor : Hendra Efison