Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Melirik Kinerja PT BPR Pariangan: Aset Tumbuh 11,31%, Laba Tumbuh 40,30%

Two Efly • Selasa, 10 Maret 2026 | 06:00 WIB

 

Direktur Utama PT BPR Pariangan, Dendri (dua kanan), didampingi Eva Mellya (Direktur), dan para Komisaris.
Direktur Utama PT BPR Pariangan, Dendri (dua kanan), didampingi Eva Mellya (Direktur), dan para Komisaris.
Aset tumbuh 11,31 persen dan laba bersih usaha meningkat 40,30 persen. Itulah yang terlihat dari kinerja PT BPR Pariangan pada tahun 2025. Total aset tercatat Rp112,71 miliar, realisasi kredit Rp79,99 miliar, dana pihak ketiga sebesar Rp88,28 miliar, dan laba bersih usaha naik dari Rp650 juta pada tahun 2024 menjadi Rp912 juta pada tahun 2025 atau tumbuh 40,30 persen secara year-on-year.

Laporan: Two Efly, Pariangan

Manajemen PT BPR Pariangan kembali menorehkan pertumbuhan usaha double digit pada tahun 2025. Secara agregat, seluruh indikator usaha bertumbuh, mulai dari capaian aset, realisasi kredit, dana pihak ketiga, hingga laba bersih usaha berjalan. Selain itu, kualitas aktiva produktif juga terpantau semakin membaik seiring meningkatnya kualitas kredit berjalan pada tahun 2025.

“Ya, Alhamdulillah pada tahun 2025 kita kembali membukukan pertumbuhan usaha double digit. Seluruh indikator usaha bertumbuh dengan baik. Total aset tercatat Rp112,71 miliar, realisasi kredit Rp79,99 miliar, dana pihak ketiga sebesar Rp88,28 miliar, dan laba bersih usaha naik dari Rp650 juta pada tahun 2024 menjadi Rp912 juta pada tahun 2025 atau tumbuh 40,30 persen secara year-on-year. Sementara itu, kualitas aktiva produktif juga terpantau semakin membaik seiring meningkatnya kualitas kredit berjalan. Kita upayakan tren pertumbuhan usaha ini terus meningkat pada masa mendatang,” ujar Direktur Utama PT BPR Pariangan, Dendri, yang didampingi direkturnya Eva Mellya kepada Padang Ekspres, kemarin.

Menurut Dendri, membaik dan bertumbuhnya kinerja usaha secara double digit pada tahun 2025 tidak terlepas dari kerja keras tim dalam mencapai target yang telah disepakati dalam Rencana Bisnis Bank (RBB).

Sejumlah rencana strategis berjalan dengan baik, mulai dari menghimpun dana hingga mendistribusikannya kembali dalam bentuk kredit. Hal inilah yang bermuara pada pertumbuhan usaha dan pencapaian laba.

Aset dan Dana

Dalam laporan keuangan publikasi PT BPR Pariangan tahun 2025 tercatat aset sebesar Rp112,71 miliar. Capaian aset ini bertumbuh 11,31 persen secara year-on-year dan mencapai target yang dituangkan dalam RBB.

Bertumbuhnya kinerja aset juga dikontribusikan oleh membaiknya kinerja kredit dan dana pihak ketiga. Hingga akhir tahun 2025 tercatat total dana pihak ketiga sebesar Rp88,28 miliar atau tumbuh 16,92 persen secara year-on-year.

Dari dua produk penghimpun dana, keduanya sama-sama berkontribusi terhadap pertumbuhan. Total dana tabungan yang berhasil dihimpun selama tahun 2025 tercatat Rp37,30 miliar atau tumbuh 25,25 persen secara year-on-year. Sementara itu, dana deposito terhimpun sebanyak Rp50,98 miliar atau tumbuh 11,50 persen secara year-on-year.

Kredit dan Pendapatan

Sama dengan dana pihak ketiga, kinerja kredit PT BPR Pariangan pada tahun buku 2025 juga mengalami pertumbuhan. Per 31 Desember 2025 total kredit yang disalurkan mencapai Rp79,99 miliar atau tumbuh 4,39 persen secara year-on-year.

Berbeda dengan capaian kredit, kinerja pendapatan usaha justru jauh lebih baik. Pendapatan bunga yang berhasil dibukukan pada tahun 2025 tercatat Rp13,40 miliar atau tumbuh 20,07 persen secara year-on-year.

Sementara itu, pendapatan lainnya tercatat sebesar Rp582 juta atau tumbuh 24,09 persen secara year-on-year.

“Total pendapatan operasional yang berhasil kita bukukan selama tahun 2025 tercatat sebanyak Rp13,99 miliar atau tumbuh 20,29 persen secara year-on-year,” ujar Dendri.

NPL dan Laba

Selain berhasil menorehkan pertumbuhan usaha double digit, manajemen PT BPR Pariangan juga mampu meningkatkan kualitas aktiva produktifnya. Sejumlah rasio keuangan terpantau membaik. Kualitas kredit pun meningkat seiring menurunnya rasio Non-Performing Loan (NPL) ke angka 2,26 persen.

Aset yang meningkat, kredit yang bertumbuh, serta pendapatan operasional yang bertambah inilah yang bermuara pada peningkatan laba.

Laba bersih usaha berhasil ditingkatkan dari Rp650 juta pada tahun 2024 menjadi Rp912 juta pada tahun 2025. Capaian laba ini tumbuh 40,30 persen secara year-on-year.

Dari data yang dimiliki Padang Ekspres, tercatat PT BPR Pariangan merupakan salah satu BPR dengan aset terbesar di Kabupaten Tanahdatar. Sejumlah prestasi juga berhasil diraih, di antaranya Infobank Award dan Top 100 The Best Finance.

“Terima kasih atas dukungan semua pihak. Semoga pada tahun 2026 BPR Pariangan bisa tumbuh lebih baik lagi,” tukas Dendri. (***)

Editor : Hendra Efison
#laba BPR Pariangan #BPR Pariangan #kinerja BPR Pariangan 2025 #aset BPR Pariangan