Korban merupakan anak dari pasangan Humaria dan Agus, yang sebelumnya dilaporkan tenggelam saat mandi bersama teman-temannya di sungai tersebut sekitar pukul 11.00 WIB.
Analis Kebencanaan BPBD Dharmasraya, Ardianis Effendi, mengatakan peristiwa bermula ketika korban berenang bersama tiga orang temannya di aliran Sungai Batanghari, tepatnya di kawasan Muaro Mau.
Menurut keterangan yang diterima petugas, korban berenang sendiri menuju bagian tengah sungai yang terdapat batu karang, sebelum akhirnya tenggelam dan tidak terlihat lagi oleh teman-temannya.
“Korban berenang ke arah tengah sungai, namun sebelum sampai ke lokasi batu karang, korban tenggelam dan tidak muncul kembali,” ujar Ardianis Effendi saat dikonfirmasi, Sabtu.
Setelah kejadian tersebut, teman-teman korban melaporkan peristiwa itu kepada warga sekitar sekitar pukul 12.30 WIB, sehingga warga langsung melakukan pencarian awal dengan menyusuri aliran Sungai Batanghari.
BPBD dan Warga Lakukan Pencarian Bersama
Ardianis Effendi menyebutkan, BPBD Dharmasraya menerima laporan sekitar pukul 13.00 WIB dan langsung mengerahkan personel ke lokasi kejadian.
Tim BPBD bersama masyarakat setempat kemudian melakukan pencarian dan penyelaman di titik korban diduga tenggelam, menyusuri aliran sungai secara bertahap.
“BPBD bersama warga melakukan penyelaman di lokasi korban tenggelam. Pencarian dilakukan menyusuri aliran Sungai Batanghari,” jelasnya.
Setelah dilakukan pencarian selama lebih dari satu jam, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa pada pukul 14.35 WIB.
Korban kemudian dievakuasi menggunakan kendaraan BPBD dan dibawa ke rumah duka di Jorong Muaro Mau, Kabupaten Dharmasraya.
Hingga korban ditemukan, proses pencarian melibatkan personel BPBD Dharmasraya serta partisipasi aktif masyarakat sekitar lokasi kejadian.(ita)
Editor : Hendra Efison