PADEK.JAWAPOS.COM–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dharmasraya melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menggelar Lomba Bertutur Tingkat SD/MI se-Kabupaten Dharmasraya Tahun 2026 di Gedung Layanan Umum Perpustakaan Daerah, Komplek Sport Center Dharmasraya, Koto Padang, Kecamatan Koto Baru.
Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan literasi dan pembentukan karakter generasi muda sejak usia dini.
Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, yang diwakili Asisten Administrasi Umum, Nofriadi Roni Puska.
Baca Juga: Pemkab Dharmasraya Gelar Pasar Murah di Pulau Punjung, Beras SPHP Dijual Rp60 Ribu
Dalam sambutannya, Bupati Annisa menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya lomba bertutur yang dinilai memiliki peran strategis dalam menumbuhkan minat baca sekaligus meningkatkan kecintaan pelajar terhadap cerita rakyat dan budaya lokal.
Menurutnya, penguatan literasi menjadi bagian penting dalam membangun generasi yang cerdas, berakhlak, dan memiliki daya saing, sekaligus memperkuat fondasi pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Dharmasraya.
Ketua panitia pelaksana yang juga Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Dharmasraya, M. Syukri, mengatakan kegiatan tersebut diikuti sebanyak 50 peserta dari berbagai kecamatan di Kabupaten Dharmasraya.
Baca Juga: Banjir Rob Rendam Pemukiman Warga di Berok Nipah Padang, Air Setinggi Lutut
“Seluruh peserta telah melalui proses seleksi di tingkat wilayah masing-masing sebelum mengikuti lomba tingkat kabupaten ini,” ujarnya.
M. Syukri menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan dalam upaya membudayakan kegemaran membaca melalui jalur keluarga, sekolah, dan masyarakat.
Selain itu, lomba bertutur juga diharapkan mampu memperkuat ekosistem literasi daerah secara berkelanjutan.
Dalam perlombaan tersebut, para peserta menampilkan kemampuan bertutur dengan mengangkat cerita rakyat dan nilai-nilai budaya lokal yang sarat pesan moral. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana pelestarian tradisi lisan di kalangan generasi muda.
Tak hanya menjadi ajang kompetisi, lomba bertutur juga dijadikan wadah penjaringan bibit unggul yang diharapkan mampu mewakili Kabupaten Dharmasraya pada tingkat yang lebih tinggi.
Para pemenang akan memperoleh trofi, piagam penghargaan, serta hadiah pembinaan dengan total nilai lebih dari Rp16 juta. (ita)
Editor : Adetio Purtama