PADEK.JAWAPOS.COM-Bagi yang sering ke kawasan Pasar Raya Padang, mungkin kita tidak asing dengan Masjid Taqwa Muhammadiyah yang memiliki arsitektur yang berbeda dari masjid yang lain.
Di balik keunikan arsitekturnya tersebut juga tersimpan bagaimana mengiatkan kegiatan umat yang dipusatkan di masjid. Itu tercermin dari beberapa kios yang terdapat di masjid, menjadikan Masjid Taqwa tidak hanya untuk beribadah namun juga pusat perkembangan perekonomian umat.
Irwan Toni sebagai Wakil Sekretaris Masjid Taqwa, Muhammadiyah mengatakan, sebelum menjadi Masjid Taqwa Muhammadiyah masjid ini bernama Masjid Raya Muhammadiyah.
Masjid ini sendiri awalnya didirikan beberapa orang masyarakat Muhammadiyah yang melaksanakan pengajian masjid yang pertama dibangun pada 1961 berupa bangunan berlantai dua ditandai dengan kubah.
Namun, pada 6 Januari 1975, masjid pertama mengalami kerusakan berat setelah kubah runtuh. Pada 1977, masjid baru dibangun ulang dan akhirnya selesai pada 1987.
Ia mengatakan masjid taqwa Muhammadiyah sendiri tidak hanya dipusatkan untuk dakwah namun juga untuk persoalan-persoalan umat.
“Masjid Taqwa Muhammadiyah penuh dengan kegiatan aktivitas seperti sosial, ekonomi dan penguatan keagamaan. Seperti penguatan nilai-nilai keilmuan. Seperti kita melaksanakan pembelajaran Bahasa arab dasar, selain Bahasa arab kita juga ada pembelajaran ilmu fiqih serta usul fiqih,” katanya.
Kemudian Masjid Taqwa Muhammadiyah juga memfasilitasi masyrakat dan jamaah untuk berobat gratis di klinik yang ada di Masjid Taqwa Muhammadiyah setiap hari kecuali hari libur dan hari minggu.
Kemudian selain kegiatan sosial masjid Taqwa Muhammadiyah juga memiliki penguatan ekonomi seperti adanya pertokoan dilantai bawah yang dikelola lansung dan tidak dikelola lansung oleh masjid.
“Selain itu kita juga punya pangkas rambut dan At Taqwa Mart yang dikelola lansung oleh masjid untuk mengerakan ekonomi,” ucapnya.
Kemudian untuk persoalan sosial, Irwan mengatakan, Masjid Taqwa Muhammadiyah juga memiliki Lazizmu kantor layanan Masjid Taqwa Muhammadiyah yang menerima infaq, sedekah dari kaum muslimin dan muslimat untuk disalurkan kepada yang menerima seperti fakir-miskin, anak yatim dan beasiswa bagi yang kurang mampu.
Ia mengatakan dengan apa yang dilakukan oleh Masjid Taqwa Muhammadiyah dengan langkah berani dan berbeda dari pada masjid umumnya menorehkan aspirasi dari masyarakat khususnya masyarakat dikawasan pasar raya.
“Semua masyarakat mendukung segala aktivitas kegiatan yang diselengarakan di Masjid Taqwa Muhammadiyah, sehingga sampai sekarang program yang kita lakukan terus lancar dengan tambahan inovasi yang menyesuaikan dengan kebutuhan-kebutuhan yang dikehendaki oleh masyarakat kita saat ini,” tuturnya.
Ke depannya, Irwan berharap pengurus Masjid Taqwa Muhammadiyah terus berupaya menciptakan program-program yang menunjang serta meramaikan dan memakmurkan masjid ke depannya.
“Jika ada masyarakat yang membutuhkan bantuan tentunya bisa berkunjung ke Lazizmu Masjid Taqwa Muhammadiyah dan silahkan lansung menghubungi petugas yang terus stand by setiap harinya,”Pungkasnya. (yud)
Editor : Novitri Selvia