Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Hana Saraswati, Berusaha jadi Orang Ketiga

Novitri Selvia • Selasa, 25 Mei 2021 | 13:19 WIB
Hana Saraswati. (net)
Hana Saraswati. (net)
Mendapat peran antagonis, apalagi sebagai orang ketiga, memang cukup dilematis. Kalau berhasil dengan aktingnya, siap-siap saja mendapat cibiran dari penonton yang ngefans dengan karakter pasangan utama. Hana Saraswati merasakannya.

Hana berperan sebagai Alya di sinetron Buku Harian Seorang Istri (BHSI). Sinetron yang tayang di salah satu tv swasta sejak 21 Januari lalu itu mendapat sambutan hangat berkat jalan cerita seputar kemunculan orang ketiga dalam rumah tangga.

Dikisahkan, Alya adalah orang ketiga dalam hubungan Dewa (Cinta Brian) dengan Nana (Zoe Jackson). Mendapat peran Alya, Hana mengaku susah-susah gampang. “Alya sama aku dikehidupan nyata itu beda. Aku nggak punya mental sebarbar Alya lho,” ujar Hana.

Perempuan 24 tahun itu menyebut Alya punya kemauan keras dan rela melakukan segala hal. Apa pun yang diinginkan harus didapatkan. Sementara itu, Hana adalah sosok yang lebih santai dan realistis.

Hana mengakui, ada usaha yang cukup berat untuk memerankan Alya. Tokoh itu memiliki banyak scene, karakter yang kompleks, dan emosi yang sering naik-turun. “Di satu waktu bingung, nanti nangis, marah, terus happy dalam scene yang singkat. Pokoknya challenging,” terang Hana yang lahir di Pasadena, California.

Terkadang, karena banyaknya emosi dan scene yang diperlukan karakternya, Hana kelelahan saat berakting. Terlebih saat adegan yang memerlukan emosi terus-menerus. “Kerja gini kan harus fokus, baik fisik maupun mental. Untung, syuting bisa berjalan fun dan basecamp-nya enak,” kata Hana.

Agar lebih bisa mendalami peran, Hana memiliki semacam role model. Yakni, kenalannya yang punya kemiripan dengan Alya. “Janda satu anak, muda, cantik, dan cara ngomong dia berkelas banget. Sisanya ya dengerin arahan sutradara,” jelas Hana.

Sebelum BHSI, Hana sering mendapat peran antagonis di sejumlah sinetron. Saking suksesnya mendalami peran, dia membuat sebagian penonton terbawa perasaan alias baper. Ikut-ikutan mencibir meski apa yang dia lakukan hanya berakting dan menghidupkan karakter Alya.

Pernah saat di mal, perempuan yang pernah jadi anggota Paskibraka itu dicubit orang yang sering melihat Hana berperan antagonis. “Kata yang nyubit, ’Jahat banget sih, dasar’,”kenang pemeran Flora di sinetron Cinta Nikita tersebut.

Di dunia maya, Hana juga mendapat cibiran. Berbagai komentar tak mengenakkan diterimanya lantaran peran sebagai Alya atau peran antagonis lainnya. “Ada yang nyumpahin aku jadi perawan tua. Macam-macam lah hujatannya,” tuturnya. (jpg) Editor : Novitri Selvia
#orang ketiga #Hana Saraswati