Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

KSNT Resmi Buka Kelana Akhir Pekan Angkatan 3, Siap Jadi Sekolah Non Formal Seni

Adetio Purtama • Senin, 27 April 2026 | 12:14 WIB
Komunitas Seni Nan Tumpah resmi memulai Kelana Akhir Pekan Angkatan 3 dengan 144 peserta di Padang Pariaman. (DOKUMENTASI KSNT)
Komunitas Seni Nan Tumpah resmi memulai Kelana Akhir Pekan Angkatan 3 dengan 144 peserta di Padang Pariaman. (DOKUMENTASI KSNT)

PADEK.JAWAPOS.COM–Upaya Komunitas Seni Nan Tumpah (KSNT) dalam membangun ekosistem pendidikan seni berbasis komunitas yang terstruktur terus berkembang. Program pelatihan seni Kelas Nan Tumpah Akhir Pekan (Kelana Akhir Pekan) Angkatan 3 resmi dimulai pada Kamis (23/4/2026) dengan melibatkan 144 peserta dari berbagai usia.

Program ini sekaligus menjadi langkah awal KSNT dalam memproyeksikan Kelana Akhir Pekan menjadi Sekolah Non Formal dengan legalitas resmi, sehingga dapat memberikan sistem pendidikan seni yang lebih terarah, profesional, dan berkelanjutan.

Pendaftaran yang dibuka sejak 8 hingga 16 April 2026 menunjukkan antusiasme masyarakat yang terus meningkat. Meski pertumbuhan jumlah peserta berlangsung bertahap, tren positif ini dinilai sebagai bukti meningkatnya kepercayaan publik terhadap Kelana Akhir Pekan.

Baca Juga: BRI Runners Padang Helat  BRImo Car Free Run di CFD Padang

“Peningkatannya memang pelan, tetapi konsisten. Ini menjadi tanda bahwa Kelana semakin dipercaya sebagai ruang belajar seni yang aman dan menyenangkan,” ujar Wali Kelas Kelana Akhir Pekan, Desvy.

Aturan Baru untuk Pembelajaran Lebih Fokus

Pada Angkatan 3, KSNT menerapkan sistem baru dalam pemilihan kelas. Peserta hanya diperbolehkan mengikuti maksimal dua kelas pertunjukan dan satu kelas non-pertunjukan.

Kebijakan ini dibuat untuk memastikan peserta dapat lebih fokus menjalani proses pembelajaran tanpa benturan jadwal, sekaligus meningkatkan kualitas pemahaman materi.

Baca Juga: Mahyeldi Soroti Kemandirian Fiskal di Hari Otonomi Daerah 2026, Ini Dampaknya bagi Warga

Dari tujuh kelas yang tersedia, beberapa kelas menerapkan sistem seleksi, terutama untuk:

Distribusi Peserta per Kelas

Beberapa kelas tercatat menjadi favorit peserta, di antaranya:

Menurut Desvy, jumlah keseluruhan peserta kelas melebihi angka total peserta karena sebagian besar siswa mengambil lebih dari satu kelas.

Baca Juga: PLN Sumbar Kirim 29 Personel Lisdes ke NTT, Percepat Listrik Masuk Daerah Terpencil

Sosialisasi dan Penyamaan Persepsi

Sebelum kegiatan belajar reguler dimulai, KSNT telah menggelar sesi sosialisasi pada Minggu, 19 April 2026, di Ruangtemu Nan Tumpah.

Kegiatan ini dihadiri seluruh peserta bersama orang tua atau wali masing-masing, dengan tujuan memperkenalkan sistem pembelajaran, jadwal, aturan, mentor, serta visi jangka panjang program.

Ketua KSNT, Mahatma Muhammad, menegaskan bahwa pihaknya tengah menyusun langkah strategis agar Kelana Akhir Pekan dapat berkembang menjadi institusi pendidikan seni non formal yang diakui secara resmi.

Baca Juga: Bangun Masyarakat Tangguh dan Siaga Bencana

“KSNT sedang memproyeksikan Kelana Akhir Pekan menuju bentuk Sekolah Non Formal dengan legalitas resmi agar dapat terhubung ke Satuan Pendidikan Non Formal. Ini penting untuk meningkatkan kualitas kurikulum, sistem pembelajaran, serta asesmen capaian peserta,” jelas Mahatma.

Akses Lebih Luas dan Sertifikasi Resmi

Jika proyeksi tersebut berhasil, Kelana Akhir Pekan nantinya berpotensi mendapatkan akses pembinaan langsung dari Direktorat Pendidikan Nonformal dan Informal (PNFI) di bawah Kemendikdasmen. Selain itu, sertifikat peserta juga akan memiliki pengakuan yang lebih kuat dalam dunia pendidikan.

Manager Program KSNT, Fajry Chaniago, menekankan pentingnya kedisiplinan peserta dan dukungan orang tua. “Kami berharap seluruh peserta lebih disiplin dan tertib selama program berlangsung. Dukungan orang tua menjadi faktor penting agar proses belajar berjalan maksimal,” katanya.

Program Berlangsung Hingga Juli 2026

Kelana Akhir Pekan Angkatan 3 akan berlangsung selama 16 kali pertemuan, terdiri atas:

Baca Juga: Simulasi Gempa-Tsunami di Padang Digelar, 32 Sirine EWS Dipastikan Aktif untuk Antisipasi Bencana

Program ini akan ditutup dengan Evaluasi Akhir bertajuk “Gelar Karya” pada minggu keempat Juli 2026, yang menampilkan pertunjukan dan pameran karya seluruh peserta.

Dengan jumlah peserta yang terus bertambah dan visi menuju institusi pendidikan seni resmi, KSNT berharap Kelana Akhir Pekan mampu menjadi model pendidikan seni berbasis komunitas yang terukur, inklusif, dan berkelanjutan di Sumatera Barat. (*)

Editor : Adetio Purtama
#Kelana Akhir Pekan Angkatan 3 #Komunitas Seni Nan Tumpah (KSNT) #KSNT