Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Swords of Legends Online Hadirkan Pengalaman Xianxia Bergaya Donghua dalam Format MMORPG PC

Rafiul Refdi • Kamis, 6 November 2025 | 09:55 WIB

(foto: MMO Culture)
(foto: MMO Culture)
PADEK.JAWAPOS.COM--Swords of Legends Online kembali menjadi sorotan setelah sejumlah pembaruan konten dan penyesuaian sistem dirilis untuk versi globalnya.

Gim ini dikembangkan oleh Wangyuan Shengtang dan Aurogon, kemudian dipublikasikan untuk pasar internasional oleh Gameforge.

Dalam penjelasan resmi Gameforge, gim ini dirancang berdasarkan serial TV dan donghua berjudul Gu Jian Qi Tan, yang mengangkat tema kultivasi, perjalanan spiritual, dan pertarungan antar sekte dalam dunia fantasi.

Swords of Legends Online (SOLO) menghadirkan dunia terbuka dengan estetika visual yang terinspirasi seni lukis tradisional Tiongkok dan mitologi xianxia.

Lingkungan dalam gim memperlihatkan lanskap pegunungan berkabut, istana terapung di antara awan, serta kuil-kuil kuno yang menjadi pusat pembelajaran seni bela diri.

Berdasarkan keterangan dalam halaman komunitas Steam, desain ini menjadi salah satu daya tarik utama bagi pemain yang menyukai donghua bertema fantasi.

Dalam hal gameplay, SOLO menawarkan enam kelas utama yang dapat berkembang menjadi dua spesialisasi per kelas.

Setiap spesialisasi memberikan gaya bertarung, senjata, dan peran tempur yang berbeda.

Menurut panduan pemain yang dibagikan dalam forum resmi Gameforge, sistem ini memungkinkan pemain memilih jalur pertempuran yang sesuai dengan preferensi pribadi, baik sebagai penyerang, pengendali jarak jauh, maupun dukungan penyembuhan.

Sistem pertarungan dalam gim ini bersifat real-time dengan kombinasi keterampilan berantai. Pemain dapat menggabungkan jurus tertentu untuk menciptakan pola serangan yang sinematik.

Berdasarkan ulasan pengguna di Steam Discussion Board, animasi tempur dalam SOLO menjadi salah satu aspek yang memberikan pengalaman seperti adegan duel dalam donghua.

Elemen cerita menjadi bagian penting dari pengalaman bermain. Gim ini menyajikan alur naratif yang berkaitan dengan konflik antara kekuatan manusia, roh, dan entitas dunia ilahi.

Baca Juga: Marc Harus Pulih 100 Persen, Karir Bisa Tamat Jika Paksakan Balapan

Cerita tersebut disampaikan melalui cutscene bergaya animasi dan dialog interaktif.

Menurut penjelasan pengembang dalam wawancara yang dikutip dari Gameforge Press Release, pendekatan ini dimaksudkan untuk membawa pemain merasakan perjalanan kultivasi yang sejalan dengan tradisi cerita xianxia.

Selain pertarungan dan eksplorasi, SOLO juga memperkenalkan sistem rumah pribadi (housing).

Pemain dapat membangun kediaman di wilayah tertentu, menghias ruangan, serta memelihara taman.

Sistem ini dirancang untuk memberi ruang kreativitas dan relaksasi di luar aktivitas tempur.

Fitur aktivitas sosial juga menjadi salah satu aspek yang diprioritaskan. Pemain dapat berpartisipasi dalam festival dalam gim, kompetisi musik, hingga aktivitas rekreasi seperti memancing dan fotografi.

Berdasarkan laporan komunitas pemain di Reddit r/MMORPG, fitur sosial ini menjadi alasan mengapa gim ini banyak dibahas dalam konteks pengalaman dunia virtual berbasis estetika donghua.

Swords of Legends Online juga dikenal karena kualitas grafisnya yang tinggi. Engine gim mampu menampilkan efek pencahayaan, tekstur kain, serta gerakan karakter yang halus.

Lingkungan pemandangan alam dibuat dengan gaya artistik, menghasilkan kesan visual seperti lukisan bergerak.

Pendekatan ini sejalan dengan gaya donghua modern yang menonjolkan sentuhan halus dan atmosfer fantasi.

Dalam perkembangan konten, Gameforge telah merilis beberapa ekspansi yang memperluas wilayah, menambahkan dungeon baru, dan menghadirkan sistem raid untuk tim berskala besar.

Pembaruan tersebut diumumkan secara berkala melalui situs resmi penerbit dan kanal komunitas global.

Baca Juga: Nasrul, Pedagang Satu Tangan di Padang yang Tak Pernah Menyerah pada Hidup

Meski jumlah pemain aktif mengalami fluktuasi di beberapa server, dukungan terhadap pembaruan dan event musiman tetap dilanjutkan.

Berdasarkan laporan pengumuman dalam Discord komunitas resmi, server internasional masih berjalan dengan dukungan penuh.

Gim ini juga memiliki mode PvP kompetitif yang mencakup duel satu lawan satu hingga perang antar guild dalam skala besar.

Keseimbangan keterampilan antar kelas menjadi aspek yang terus dievaluasi oleh pengembang untuk menjaga kompetisi tetap adil.

Dari sisi distribusi, Swords of Legends Online saat ini tersedia untuk platform PC melalui Steam dan Gameforge Client.

Model bisnis yang digunakan menyesuaikan wilayah rilis, dengan beberapa server menerapkan sistem pembelian paket akses awal dan toko kosmetik.

Dengan ciri khas dunia xianxia, desain visual bergaya donghua, serta sistem pertarungan sinematik, Swords of Legends Online menjadi salah satu rekomendasi MMORPG bagi pemain yang menginginkan pengalaman fiksi fantasi yang berfokus pada perjalanan kultivasi dan seni bela diri.(CC5)

Editor : Hendra Efison
#Gameforge #Gu Jian Qi Tan #Swords of Legends Online #MMORPG xianxia