Hal itu disampaikan dalam forum Istri Pimpinan Daerah (Ispimda) PKS yang menjadi bagian dari rangkaian Bimbingan Teknis Nasional (BIMTEKNAS) 2025 di Jakarta.
Dalam paparannya bertema “Membangun Keluarga Pejabat Publik sebagai Basis K2P2 (Kader, Kaderisasi, dan Pelayanan Publik)”, Nevi mengingatkan bahwa keluarga memiliki peran sentral dalam membentuk pemimpin berintegritas dan berorientasi pada pelayanan umat.
“Di balik setiap pemimpin yang tangguh, ada keluarga yang kokoh. Dukungan emosional, spiritual, dan sosial dari seorang istri sangat menentukan kualitas kepemimpinan seorang pejabat publik,” ujar Nevi Zuairina di hadapan para istri kepala daerah, istri wakil kepala daerah, dan istri pimpinan DPRD provinsi dari PKS.
Nevi menjelaskan, keluarga pejabat publik menghadapi tantangan tersendiri karena berada di bawah sorotan masyarakat dan dihadapkan pada berbagai tuntutan publik.
Oleh sebab itu, ia mengajak peserta BIMTEKNAS untuk menjadikan rumah tangga sebagai ruang kaderisasi yang aktif, harmonis, dan produktif.
“Anak-anak kita adalah generasi penerus perjuangan. Mereka perlu dibekali nilai keimanan, kejujuran, tanggung jawab, dan semangat pengabdian,” tambahnya.
Anggota DPR RI Komisi VI ini juga menggarisbawahi pentingnya peran sosial istri pejabat publik. Dengan posisi dan pengaruh yang dimiliki, mereka diharapkan mampu menjadi jembatan antara kebijakan publik dan kebutuhan masyarakat, sekaligus teladan dalam pelayanan yang tulus.
Nevi menutup sambutannya dengan mengingatkan bahwa kegiatan BIMTEKNAS bukan hanya wadah pelatihan, tetapi juga sarana konsolidasi untuk memperkuat solidaritas antar keluarga pejabat publik PKS.
“Dari forum seperti ini, akan lahir sinergi yang mendukung suami kita dalam tugas, memperkuat keluarga, dan memberi kontribusi nyata bagi bangsa,” pungkas Nevi yang telah berpengalaman mendampingi suaminya Irwan Prayitno sebagai Gubernur Sumbar 2010-2015 dan 2016-2021(*)
Editor : Heri Sugiarto