Program berbagi takjil itu tercapai melalui iuran guru dan karyawan di sekolah. Dan itu sebagai salah satu bentuk kepedulian terhadap sesama masyarakat yang terdampak banjir dan longsor di Kecamatan Koto XI Tarusan tersebut. Hal itu disampaikan Kepala MTsN 4 Pessel, Akhiyen Nuardi, kepada Padang Ekspres disela-sela pembagian takjil tersebut.
“Program berbagi takjil ini bisa tercapai berkat kepedulian sesama guru dan karyawan di sekolah ini melalui iuran yang kita kumpulkan. Dari itu sebagai kepala sekolah saya mengucapkan terima kasih atas partisipasi yang sudah ditunjukkan dalam program berbagi takjil ini,” katanya.
Dia berharap semoga program berbagi takjil tersebut bisa sedikit membantu warga yang menjadi korban dan terdampak bencana, dan juga dapat mengurangi kesedihan mereka rasakan saat memasuki waktu berbuka puasa.
“Melalui musibah ini, kami juga berharap semoga akan semakin mendekatkan kita kepada Allah SWT, serta akan semakin memperkuat iman kita sebagai umatnya,” harap Akhiyen Nuardi lagi.
Terkait kegiatan itu, Kepala Kantor (Kakan) Kementerian Agama (Kemenag) Pessel, Abrar Munanda, menyampaikan apresiasinya kepada MTsN 4 Pesisir selatan. “Apresiasi ini saya sampaikan karena MTsN 4 Pesisir Selatan cepat tanggap menindaklanjuti program Kemenag dalam menyikapi bencana yang terjadi di daerah ini,” katanya.
Dia berharap program berbagi takjil tersebut berjalan lancar di semua kecamatan, baik yang dilakukan oleh instansi sekolah, maupun oleh Kantor Urusan Agama (KUA) di kecamatan-kecamatan yang terdampak banjir.
“Semoga apa yang kita jalankan ini bernilai pahala di sisi Allah SWT dan menjadi sitawa sidingin pula bagi masyarakat yang menjadi korban dan terdampak banjir. Kepedulian kami akan terus kami lakukan karena sebagai insan beriman kita sama-sama merasakan sakit ada penderitaan saudara kita,” ujarnya. (Yoni Syafrizal-
PADANG EKSPRES)