Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

UPT SD Negeri 11 Lawang Mandahiling Shalat Dhuha, Bentuk Karakter Religius dan Disiplin Murid

Novitri Selvia • Jumat, 26 Juli 2024 | 09:30 WIB

Rozi Yasri Mairizal, S.Pd.I Guru UPTD SDN 11 Lawang Mandahiling. (TIM LAMAN GURU)
Rozi Yasri Mairizal, S.Pd.I Guru UPTD SDN 11 Lawang Mandahiling. (TIM LAMAN GURU)

PADEK.JAWAPOS.COM-Terkenal tanpa dikenalkan merupakan semboyan yang dipegang teguh oleh semua warga UPT SDN 11 Lawang Mandahiling. Sekolah ini merupakan salah satu sekolah negeri jenjang sekolah dasar yang terletak di Jorong Kandang Melabung, Nagari Lawang Mandahiling, Kecamatan Salimpauang Kabupaten Tanahdatar.

Sekolah kami ini terletak di kaki gunung Merapi dengan iklim yang sejuk dan dingin. Sekolah kami ini juga jauh dari keramian dan hiruk pikuk perkotaan yang membuat sekolah kami ini nyaman dan tenang. Adapun aset yang dimilki sekolah ini sangat banyak di antaranya modal lingkungan alam, sekolah kami ini terletak di bawah kaki gunung merapi yang memiliki udara sejuk dan dingin, dengan sebagian besar warga berprofesi sebagai petani dan berkebun.

Sekolah kami ini memiliki lingkungan sekolah yang repsentatif dengan kebutuhan murid dengan mudahnya murid menjangkau sekolah ini. Modal manusia yang ada pada sekolah ini adalah memilki 1 orang kepala sekolah, 8 orang guru atau tenaga pendidik, dan 1 orang tenaga administratif.

Dengan 7 tenaga pendidk yang telah bersertifikasi preofesional dibidangnya masing-masing. Sebahagian besar dari tenaga pendidik disini mahir menggunakan IT sehingga memudahkan dan juga dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran. Sekolah ini memiliki 2 orang Pengajar Praktik (PP) dan 4 orang guru penggerak (GP).

Karena sarangnya guru penggerak sekolah kami ini berusaha merapakan pembelajaran yang berpihak kepada murid secara optimal. Sekolah ini memilki komite kelas dan komite sekolah yang siap mendukung semua program yang disepakati bersama.

Modal sosial yang dimiliki sekolah ini di antaranya adalah memiliki tata tertib yang mengatur proses pembelajaran di sekolah. Selain itu juga memiliki grub Whatsapp yang dapat digunakan untuk berkomunikasi dengan orang tua dan komite sekolah. Kemudian juga memiliki akun di Facebook dan website sekolah yang diperuntukkan untuk memberikan informasi dan menyampaikan perkembangan sekolah.

Dukungan dan keterlibatan dari komite kelas dan komite sekolah, perangkat nagari Lawang Mandahiling, tokoh adat dan tokoh agama serta masyarakat di jorong Kandang Melabung ditunjukkan dengan kegiatan goro bersama, menjenguk orang yang sakit, penyelenggaraan jenazah dan kenduri. Sehingga terjalin kolaborasi yang erat dan harmonis.

Modal finansial yang ada pada sekolah ini adalah sekolah ini menerima bantuan dari pemerintah berupa BOS (Bantuan Operasional Sekolah ) dari pemerintah pusat. Selain itu sekolah juga menerima bantuan seperti PIP, zakat yang nantinya akan disalurkan kepada murid yang mendapatkan. Yang mana dana tersebut mereka pergunakan untuk kebutuhan sekolah seperti membeli sepatu sekolah, seragam sekolah, tas sekolah, alat tulis dan kebutuhan lainnya.

Modal politik yang ada pada sekolah ini adalah adanya kerja sama dengan pemerintah daerah seperti Pemerintah Nagari Lawang Mandahiling, Kontor Camat Salimpauang, Dinas Pendidikan Tanahdatar, Puskesmas Salimpauang, Kantor Urusan Agama Salimpaung dan lainnya. Kerja sama dapat berupa kerja sama yang membangung Pendidikan dan karaktek pada murid.

Modal agama dan budaya yang ada pada sekolah ini adalah seluruh warga SDN 11 Lawang Mandahiling beragama islam. Ini ditandai dengan kentalnya kehidupan Islami di sekitar sekolah, dengan adanya masjid dan mushala yang diperuntukan untuk kegiatan beribadah yang bisa dipakai murid dan masyarakat sekitar.

Sekolah kami ini juga dekat dengan masjid yang mana di masjid ini, bisa dimanfaatkan untuk shalat dhuha, shalat zuhur berjamaah, praktek berwudhu, dan memperingati hari besar keagamaan dengan tetap menjunjung tinggi adat istiadat Minangkabau. Dari sekian banyaknya aset yang dimilik sekolah ini, salah satunya adalah letak sekolah yang sangat dekat dengan masjid.

Kami pun dari sekolah berupaya memanfaatkan masjid ini. Sekolah melakukan kerja sama dengan pengurus masjid. Dengan adanya kerjasama yang baik antara pihak sekolah dengan pengurus masjid bisa melaksanakan salah satu program yang memberikan dampak bagi murid yaitu pelaksanaan shalat dhuha. Shalat dhuha merupakan salah satu shalat sunnah yang dianjurkan oleh nabi kita Muhammad SAW.

Karena memiliki banyak keutamaan di antaranya adalah Allah SWT akan memberikan pahala kepada orang yang mengerjakannya, menjanjikan akan tercukupi kebutuhannya, pahalanya seperti haji dan umrah, diampuni semua dosanya dan dibangunkan istana nanti di surga. Bermodalkan inilah kami melakukan sosialisi kepada murid tentang pelaksanaan shalat dhuha di masjid secara bersama. Ini dilaksanakan oleh murid kelas 4, 5 dan 6.

Siswa kelas 4 melaksanakan shalat dhuha sekitar jam 08.00 WIB sampai selesai. Murid kelas 5 melaksanakan shalat dhuha sekitar jam 08.30 WIB sampai selesai, dan murid kelas 6 melaksanakan shalat dhuha sekitar jam 09.00 WIB sampai selesai dengan didampingi oleh guru kelas dan guru Pendidikan agama islam.

Pelaksanaannya dilaksanakan secara bergantian agar tidak menggangu proses pembelajaran di kelas. Setelah kegiatan ini kami laksanakan sekitar 2 tahun, ini memberikan dampak yang begitu positif bagi perilaku murid kami yang semakin religius, dan khusyuk dalam beribadah dan juga memberikan karaktek disiplin waktu bagi mereka.

Untuk mengontrol murid kami kami menunjuk salah satu murid sebagai pemimpin yang akan mengabsen shalat dhuha yang nantinya akan melaporkan kepada guru Pendidikan agama islam. Semoga kegiatan ini memberikan dampak postif bagi murid. (Rozi Yasri Mairizal, S.Pd.I Guru UPTD SDN 11 Lawang Mandahiling)

Editor : Novitri Selvia
#Rozi Yasri Mairizal #bos #Nagari Lawang Mandahiling #SD Negeri 11 Lawang Mandahiling #pip #Salimpaung