PADEK.JAWAPOS.COM-Memasuki pekarangan istana Gubernur Sumatra Barat yang masih temaram, sisa hujan masih membasahi aspal tadi malam. Sekeliling jalan dipenuhi oleh papan karangan bunga terlihat kontras dengan tanaman yang hijau subur.
Menuju auditorium, sudah banyak para undangan yang hadir para ibu dengan baju muslim Minang Basiba ditambah dengan selendang dan kain songket yang aneka rupa. Tidak ketinggalan para kaum bapak-bapak dengan baju taluak balango serta peci dan kain sarung di pundak.
Selasa 10 Desember hari yang penuh sejarah bagi GTK hebat se-Sumbar, karena mendapat undangan penganugrahan piagam penghargaan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) SMA, SMK dan SLB Se- Sumbar tahun 2024.
Menjelang acara dimulai para penerima anugrah asyik mengabadikan moment sepecial tersebut tidak ada sudut yang terlewatkan.
Layaknya seperti acara wisuda piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan Sumbar, Barlius, MM.
Satu persatu penerima undangan dipanggil untuk menerima piagam dan bersalaman. Acara berlangsung dengan aturan protokoler yang berkaitan dengan aturan acara resmi mulai dari tempat duduk, susunan acara dan tata cara penghargaan.
Acara berjalan sangat tertib penerima penghargaan bergilir dipanggil berdasarkan jenjang pendidikan yang diampu serta kategori penganugrahan bagi peserta.
Berseberangan dengan kursi peserta anugrah juga hadir ketua MKKS SLB Sumbar Mul Muyadi, S.Pd yang sekaligus kepala SLB Negeri 1 Padang. Beliau sangat mensuport guru di sekolah yang dipimpinnya dengan berbagai kegiatan positif.
Anugrah Kepala Sekolah dedikatif terbaik 2 Jambore GTK Hebat telah belaiau kantongi. Tidak hanya kepala sekolah para guru SLB Negeri 1 Padang ikut serta tidak hanya 1 orang tapi 5 orang guru mendapat anugrah secara bersamaan.
Saat ditanya bagaimana perasaan beliau atas prestasi guru-gurunya beliau berkomentar “2024 special banget untuk SLB Negeri 1 Padang. Lima Besar guru inovatif SLB masuk seleksi tingkat Nasional untuk Provinsi Sumatera Barat 3 orangnya dari SLB Negeri 1 Padang.
Terbaik 1 diraih oleh Novri Wahyuni, S.Pd mewakili Sumatera Barat ke tingkat Nasional dan menjadi guru terfavorit SLB. Terbaik 2 diraih oleh Dra. Lifya kategori guru inovatif dan terbaik 3 guru dedikatif Tingkat Sumbar.
Saat yang bersamaan juga muncul lagi satu nama Liliana Sari, S.Pd berhasil memperoleh terbaik II Tingkat Sumbar kategori guru inspiratif. Bahkan ada kejutan dari Dewi Rahmayani, S.PdI mendapat juara I pada Lomba Apresiasi GTK Tingkat Sumbar.
Paling special prestasi Gilang Dwinanda mendapat penghargaan sebagai Duta Teknologi tahun 2024 Tingkat Nasional dan penghargaan sebagai guru inspiratif Tingkat Internasional.
"Saya dari sini sangat terharu dan bangga, dan sangat yakin sekali. Berbagai prestasi yang diraih berdampak luar biasa dahsyat terhadap pelayanan anak-anak tercinta kami di sekolah serta berdampak terhadap kerja kolektif kami di sekolah,” tambah beliau.
Setelah pembagian piagam penghargaan bapak Gubernur menyampaikan sambutan bahwa dengan adanya acara penganugrahan ini terlihat prestasi yang telah diraih di Sumtra Barat sudah menyebar merata dengan baik.
Kegiatan penganugrahan ini menghadirkan guru-guru hebat se-Sumbar sehingga berdampak kepada peserta didik dan bisa muncul di tingkat Nasional dan Internasional.
Julukan Sumbar sebagai kota industri otak relefan dengan prestasi guru dan peserta didiknya. Sumbar telah berkontribusi menyumbang hal yang baik untuk bangsa dari dulu hingga sekarang.
Dimanapun bertugas bagaimanapun kondisinya GTK tetap memberikan yang terbaik bekerja bukan karena siapa-siapa tapi bekerja Lillahi ta’ala. Pada kesempan ini bapak Barlius juga mengucapakan selamat kepada semua yang sudah berprestasi.
Beliau memberi nasehat tetap menjadi orang baik yang punya visi dan misi. Berupaya mencapai cita-cita dengan prestasi. Hindari perbuatan negatif jangan memperturutkan arus yang tidak sesuai lagi dengan usia.
Jadilah lentera bagi orang lain yang bisa digugu dan ditiru. Guru tidak bisa dikalahkan oleh teknologi tapi bisa dikalahkan oleh guru yang menguasai teknologi. (Lifya, GURU SLB NEGERI 1 PADANG)
Editor : Novitri Selvia