Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

SMP Negeri 30 Padang, Estafet Cerita Belajar Kreatif dengan Sticky Notes

Zulkarnaini Padek • Senin, 3 Februari 2025 | 12:00 WIB

KOMPAK: Sejumlah siswa SMPN 30 Padang sedang belajar kelompok dipandu guru.(TIM LAMAN GURU)
KOMPAK: Sejumlah siswa SMPN 30 Padang sedang belajar kelompok dipandu guru.(TIM LAMAN GURU)

PADEK.JAWAPOS.COM-Di era digital ini, pembelajaran harus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan metode pembelajaran yang inovatif. Begitu juga dengan pembelajaran Bahasa Indonesia.

Salah satu metode yang dapat diterapkan adalah Game-Based Learning (GBL) dengan memanfaatkan Sticky Notes dalam pendekatan Deep Learning.

Game-Based Learning (GBL) tipe”Estafet Cerita”. adalah metode pembelajaran yang menggunakan permainan sebagai media. Metode ini membuat belajar menjadi lebih interaktif dan menyenangkan.

“Estafet Cerita” adalah salah satu contoh penerapan GBL yang efektif dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Dalam permainan ini, siswa secara bergantian menambahkan kalimat ke dalam sebuah cerita dengan aturan tertentu, seperti penggunaan kosakata atau tata bahasa yang telah dipelajari.

Sticky Notes,dapat Meningkatkan Kreativitas dan Kolaborasi. Sticky Notes adalah kertas kecil berperekat yang dapat ditempel dan dilepas dengan mudah. Dalam aktivitas “Estafet Cerita”, Sticky Notes dapat digunakan sebagai media untuk menulis kalimat dalam cerita.

Setiap siswa menulis satu kalimat pada Sticky Notes dan menempelkannya di papan tulis atau dinding. Manfaat Sticky Notes dalam “Estafet Cerita” dapat (1) Memvisualisasi Cerita: Sticky Notes membantu siswa memvisualisasikan alur cerita dan struktur kalimat dengan lebih mudah.

(2) Fleksibilitas: Sticky Notes mudah ditempel, dilepas, dan dipindahkan, sehingga siswa dapat dengan mudah mengedit dan menyusun cerita. (3) Kolaborasi: Sticky Notes mendorong siswa untuk berkolaborasi dan berinteraksi dalam menyusun cerita.

(4) Kreativitas: Penggunaan Sticky Notes dengan berbagai warna dan ukuran dapat meningkatkan kreativitas siswa dalam bercerita.
Adapun sintak-sintak Penerapan “Estafet Cerita” dengan Sticky Notes dalam pendekatan Deep Learning dapat kita susun sebagai berikut:

A. Menetapkan Tujuan Pembelajaran.
B. Mempersiapkan Alat dan Bahan, seperti (1) Sticky notes berbagai warna, (2) Spidol atau pulpen (3) Wadah atau kotak untuk sticky notes (4) Papan tulis atau kertas besar untuk menempel sticky notes.

Langkah-langkah Pembelajaran.

A. Persiapan. (1) Buatlah skenario singkat tentang tema cerita yang akan digunakan. (2) Siapkan sticky notes dengan berbagai warna untuk membedakan kategori (misalnya: tokoh, latar, masalah, solusi). (3) Bagi peserta menjadi beberapa kelompok, masing-masing kelompok terdiri dari 4-5 orang.

B. Pengantar (5 menit). (1) Sampaikan tujuan pembelajaran dan manfaat dari kegiatan ini.(2) Jelaskan secara singkat tentang Game-Based Learning (GBL) dan bagaimana sticky notes dapat digunakan sebagai media kreatif. (3) Perkenalkan tema cerita yang akan digunakan sebagai contoh.

B. Demonstrasi (10 menit). (1) Berikan contoh cara memulai estafet cerita dengan menuliskan satu kalimat pembuka pada sticky note. (2) Tempelkan sticky note tersebut di papan tulis atau kertas besar.

(3) Mintalah satu orang dari setiap kelompok untuk melanjutkan cerita dengan menuliskan satu kalimat atau ide pada sticky note lain, lalu menempelkannya di samping sticky note sebelumnya. (4) Lanjutkan demonstrasi sampai beberapa sticky notes terkumpul dan membentuk alur cerita yang sederhana.

C. Pelaksanaan (20-30 menit). (1) Bagikan sticky notes kepada setiap kelompok. (2) Mintalah setiap kelompok untuk memulai estafet cerita dengan tema yang telah ditentukan atau tema bebas.

(3) Setiap anggota kelompok secara bergantian menuliskan satu kalimat atau ide pada sticky note, lalu menempelkannya di papan tulis atau kertas besar. (4) Pastikan setiap anggota kelompok berkontribusi dalam menciptakan alur cerita yang menarik dan kreatif.

D. Presentasi dan Diskusi (15 menit). (1) Mintalah setiap kelompok untuk mempresentasikan hasil estafet cerita mereka. (2) Diskusikan alur cerita, pengembangan karakter, dan pesan yang ingin disampaikan. (3) Berikan apresiasi atas ide-ide kreatif dan kolaborasi yang baik dari setiap kelompok.

E.Penutup (5 menit). (1) Rangkum kembali tujuan pembelajaran dan manfaat dari kegiatan ini. (2) Berikan motivasi kepada peserta untuk terus mengembangkan kreativitas dan kemampuan menulis naratif. (3) Ajak peserta untuk berbagi hasil karya mereka di media sosial dengan menggunakan tagar yang telah ditentukan.

Contoh Tema Cerita yang menarik bagi siswa, yang dapat teman-teman GTK lakukan seperti tema di bawah ini (1) Petualangan mencari harta karun (2) Misteri di sebuah desa terpencil (3) Perjalanan waktu ke masa lalu atau masa depan (4) Kisah persahabatan yang mengharukan (5) Fantasi tentang dunia sihir.

Contoh tema tersebut dapat teman GTK kembangkan sesuai dengan karakter siswa Anda. Sampai di sini semoga bermanfaat.
Kita berharap semoga melalui “Estafet Cerita berbantuan Sticky Notes” dapat menjadikan pembelajaran kita lebih bermakna.

Karena dalam pembelajaran ini, siswa tidak hanya belajar tentang menulis dan bercerita, tetapi juga mengembangkan keterampilan kognitif, sosial, dan emosional yang penting untuk kesuksesan mereka di abad ke-21.

Kegiatan ini juga memberikan pengalaman belajar yang mendalam dan bermakna, sesuai dengan prinsip-prinsip deep learning. (Zahratil Husna, GURU SMPN 30 PADANG)

Editor : Novitri Selvia
#SMP Negeri 30 Padang #Zahratil Husna #Sticky Notes #GBL