Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Guru UPT SD Negeri 16 Supayang: Pendidikan, Lentera yang Menuntun Arah Bangsa

Zulkarnaini. • Jumat, 24 Oktober 2025 | 12:45 WIB

KOMITMEN KUAT: Guru UPT SDN 16 Supayang bertekad untuk memberikan pendidikan berkualitas bagi peserta didik mereka.
KOMITMEN KUAT: Guru UPT SDN 16 Supayang bertekad untuk memberikan pendidikan berkualitas bagi peserta didik mereka.

PADEK.JAWAPOS.COM-Di tengah perubahan zaman yang begitu cepat, pendidikan adalah lentera yang menjaga langkah suatu bangsa agar tetap menemukan jalannya di tengah gelapnya perubahan. Apalagi di masa sekarang ini.

Dimana masa sekarang perekembangan teknologi yang sangat pesat dalam dunia Pendidikan. Perkambangan teknologi ini banyak memberikan kemudahan bagi dunia pendidikan.

Namun di sisi lain nilai-nilai kemanusiaan seperti kejujuran, empati dan kepedulian mulai melemah terbawa oleh arus modernisasi. Pendidikan bukan hanya sekedar proses mentrasfer ilmu pengetahuan saja.

Namun pendidikan juga sebagai proses memanusiakan manusia, dimana pendidikan memiliki peran yang sangat penting dalam menumbuhkan seluruh potensi – potensi yang dimiliki oleh manusia agar menjadi pribadi yang utuh, berkarakter dan bermartabat.

Pendidikan sebagai lentera yang menuntun arah bangsa di tengah gelapnya jalan kehidupan yaitu dengan membentuk karakter yang kokoh dan menanamkan nilai-nilai luhur dalam diri peserta didik yang menjadi pondasi identitas bangsa Indonesia.

Pendidikan merupakan jantung dalam sebuah bangsa. Dimana tanpa adanya pendidikan sebuah bangsa akan kehilangan arah, dan akan terperosok dalam kegelapan.

Selain itu juga mengakibatkan kehilangan arah kemajuan sehingga akan terombang-ambing di tengah badai zaman.

Melalui pendidikan, generasi muda didik agar memiliki semangat nasionalisme, mencintai tanah air dan saling menghargai keberagaman budaya sebagai kekayaan bangsa.

Pendidikan sebagai kunci dalam menghadapi perubahan zaman di era globalisasi. Sebagaimana dikatakan Ki Hadjar Dewantara, “Apabila kita ingin menjadi bangsa yang besar, maka pendidikanlah yang harus kita utamakan.

Sebab di sanalah letak pembentukan budi, pikiran dan tenaga bangsa.” Sehingga dengan adanya bekal pendidikan, generasi muda akan mampu mengembangkan dirinya menjadi pribadi yang adaptif dan inovatif bahkan siap bersaing secara global namun tetap menjujung tinggi identitas dan budaya bangsa.

Dengan adanya pendidikan, generasi muda juga dapat membentengi dirinya dari pengaruh kemajuan zaman saat ini, sehingga dapat mempertahankan nilai-nilai luhur dalam dirinya, dan berperilaku sesuai dengan budaya bangsa.

Guru ibarat lantera yang menjaga agar cahaya pendidikan tidak padam di tengah arus gelombang perubahan dan kemajuan zaman. Guru tidak hanya menyampaikan materi pembelajaran di kelas saja, namun guru juga berperan sebagai teladan dan fasilitator bagi peserta didiknya.

Di era dinamika kehidupan modern saat ini, pendidikan berada pada pusaran modernisasi yang terus bergerak dan berubah. Kemajuan perkembangan teknologi dan informasi yang tidak terbendung dan tanpa batas bahkan perubahan nilai sosial menjadi tantangan yang besar dalam dunia pendidikan.

Kemajuan teknologi dan informasi ini memberikan kemudahan yang luar biasa dalam mengakses ilmu namun juga dapat menciptakan jarak emosional antar manusia dan membawa pergeseran nilai dan gaya hidup yang sering kali tidak sejalan dengan karakter bangsa.

Namun dibalik segala kemudahan yang diperoleh jika tidak disertai dengan kemampuan untuk memfilter degala informasi yang diperoleh akan menimbulkan dampak yang negatif.

Oleh karena itu peran guru menjadi sangat penting dalam menjaga jati diri generasi muda dan juga sebagai penyaring pengaruh negative dari lingkungan sekitar peserta didik, sehingga mereka mampu tumbuh menjadi pribadi yang berintegritas dan bermoral tinggi yang tetap berpijak pada nilai-nilai budaya dan kebangsaan.

Peran ini menjadikan guru sebagai pilar utama dalam dunia pendidik untuk menciptakan sumber daya manusia yang berkarakter, bertanggung jawab bahkan siap dalam menghadapi tantangan global dengan penuh semangat dan percaya diri.

Akan tetapi, dalam menjaga nyala lantera pendidikan, bukan hanya tugas dari guru saja melainkan tanggung jawab semua pihak, baik itu orang tua, pemerintah, maupun masyarakat.

Dalam hal ini guru berperan menyalakan api ilmu dan budi, orang tua berperan dalam menumbuhkan kasih dan karakter, pemerintah berperan menyiapkan kebijakan yang berpihak pada kemanusiaan serta masyarakat memiliki peran untuk menumbuhkan budaya belajar sepanjang hayat.

Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi semua pihak untuk tetap menyalakan lentera pendidikan bersama-sama. Selama lantera pendidikan terus menyala, bangsa ini tak akan kehilangan arah sehingga mari kita semua menjadi bagian dari cahaya itu.

Dimana setiap kebikan, dukungan dan perhatian yang diberikan kepada anak terhadap pendidikan merupakan percikan kecil yang menambah terang bagi bangsa karena dengan pendidikan yang bernilai dan berpihak pada kemanusiaan yang berakar pada budaya bangsa, kita dapat membangun bangsa yang beradab, bermartabat dan penuh harapan.(Desra Mega Pertiwi, Guru UPT SDN 16 Supayang)

Editor : Novitri Selvia
#Desra Mega Pertiwi #pendidikan #UPT SD Negeri 16 Supayang