Penulis : Os Jumiati, S.Pd., Gr - Guru TK Jamiatul Hujjaj IPHI Kota Payakumbuh
“Kerja keras tidak pernah mengkhianati hasil.” Kalimat itu kembali saya rasakan maknanya pada Selasa, 26 Mei 2026, saat mengikuti Forum Konsultasi Publik Guru dan Tenaga Kependidikan yang diselenggarakan oleh Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Sumatera Barat di Hotel Truntum Padang.
Saya, yang sehari-hari mengabdi sebagai guru di TK Jamiatul Hujjaj IPHI Kota Payakumbuh, datang sebagai peserta biasa. Tujuan saya hanya mengikuti kegiatan forum, berdiskusi, serta memberikan masukan demi kemajuan pendidikan di Sumatera Barat. Tidak sedikit pun terlintas dalam pikiran bahwa hari itu akan menjadi salah satu momen paling membahagiakan dalam perjalanan saya sebagai seorang guru.
Sejak pagi hingga siang, kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh inspirasi. Para peserta mengikuti setiap sesi dengan antusias. Namun menjelang penutupan acara, BGTK Provinsi Sumatera Barat ternyata telah menyiapkan sebuah kejutan yang tidak diketahui oleh para peserta.
Suasana ruangan yang semula berlangsung formal mendadak berubah ketika spanduk kegiatan diganti. Forum Konsultasi Publik yang kami ikuti ternyata menjadi bagian dari sebuah momen spesial. Di hadapan kami terpampang Pengumuman Pemenang GTK Hebat 2026 (Harmoni Edukasi Berbasis Aksi dan Talenta) Saat itulah rasa penasaran seluruh peserta memuncak.
Satu per satu nama pemenang diumumkan. Jantung saya berdegup semakin kencang ketika tiba saatnya pengumuman kategori Guru Inovatif: Penyelenggara Senam Anak Indonesia Hebat. Saya merasa sangat bahagia saat mendengar nama sekolah kami disebut sebagai Juara III pada kategori tersebut. Saya terdiam sejenak. Rasa haru, bangga, dan syukur bercampur menjadi satu. Saya benar-benar tidak menyangka, kehadiran saya pada forum tersebut akan berakhir dengan sebuah penghargaan yang begitu berharga. Kejutan yang diberikan BGTK Provinsi Sumatera Barat menjadi kenangan yang tidak akan pernah saya lupakan.
Selain itu, rasa syukur saya semakin memuncak ketika saya juga terpilih sebagai salah satu Guru Kontent Kreator Sumbar Tahun 2026. Meskipun video saya yang lainnya tentang pemanfaatan PID belum berhasil masuk nominasi, saya tetap bersyukur atas 2 pencapaian ini.
Penghargaan ini bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga kebanggaan bagi keluarga besar TK Jamiatul Hujjaj IPHI Kota Payakumbuh. Tempat saya belajar, bertumbuh, dan mengabdikan diri untuk mendampingi anak-anak usia dini dengan penuh cinta dan kesabaran. Saya percaya bahwa setiap pencapaian yang diraih seorang guru tidak pernah lepas dari dukungan lingkungan sekolah, rekan sejawat, serta peserta didik yang selalu menjadi sumber inspirasi.
Di balik penghargaan ini ada proses panjang yang dijalani dengan penuh ketulusan. Ada waktu yang diluangkan untuk belajar, berinovasi, membuat konten edukatif, mengembangkan kreativitas pembelajaran, serta menggerakkan Senam Anak Indonesia Hebat agar anak-anak tumbuh sehat, aktif, cria, dan berkarakter.
Prestasi ini mengajarkan bahwa setiap guru memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan berkarya. Kita tidak harus menunggu menjadi sempurna untuk memulai. Kita tidak harus menunggu fasilitas lengkap untuk berinovasi. Yang terpenting adalah keberanian untuk bergerak, mencoba, dan terus belajar demi memberikan yang terbaik bagi peserta didik.
Melalui pengalaman ini, saya ingin mengajak seluruh rekan guru untuk tidak pernah berhenti berkarya. Jangan pernah meremehkan ide-ide sederhana yang lahir dari kepedulian terhadap anak-anak. Karena dari langkah kecil yang dilakukan dengan konsisten, akan lahir perubahan besar yang mungkin tidak pernah kita bayangkan sebelumnya.
Terima kasih kepada BGTK Provinsi Sumatera Barat atas apresiasi dan motivasi yang diberikan kepada guru dan tenaga kependidikan. Terima kasih kepada keluarga besar TK Jamiatul Hujjaj IPHI Kota Payakumbuh, rekan-rekan guru, orang tua peserta didik, serta semua pihak yang selalu mendukung setiap langkah dan perjuangan saya.
Penghargaan ini bukanlah garis akhir, melainkan awal untuk terus belajar, berinovasi, dan menginspirasi. Saya percaya bahwa setiap guru adalah pribadi hebat yang memiliki kesempatan untuk menjadi cahaya bagi peserta didiknya.
“Jangan pernah berhenti berinovasi. Karena dari ruang kelas sederhana, dari tangan seorang guru yang tulus, lahirlah generasi hebat yang akan membangun masa depan bangsa.” (*)
Editor : Adriyanto Syafril