Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Jalan Seribu Lubang di Lareh Sago Halaban Mulai Diperbaiki

Hendra Efison • Sabtu, 17 Mei 2025 | 20:41 WIB

Proyek perbaikan dimulai pada Sabtu (17/5/2025), ditandai dengan pengecoran awal di ruas Payakumbuh–Sitangkai.
Proyek perbaikan dimulai pada Sabtu (17/5/2025), ditandai dengan pengecoran awal di ruas Payakumbuh–Sitangkai.
PADEK.JAWAPOS.COMPemprov Sumbar mulai memperbaiki jalan rusak berat yang dikenal dengan sebutan "Jalan Seribu Lubang" di Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kabupaten Limapuluh Kota.

Proyek perbaikan dimulai pada Sabtu (17/5/2025), ditandai dengan pengecoran awal di ruas Payakumbuh–Sitangkai.

Kepala Dinas Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang (BMCKTR) Sumbar, Era Sukma Munaf, mengatakan bahwa ruas jalan Payakumbuh–Sitangkai (P.044) masuk dalam daftar prioritas strategis karena tingkat kerusakannya yang cukup parah.

“Ruas jalan yang berada di Kabupaten Limapuluh Kota dan Tanahdatar ini mengalami kerusakan berat, terutama di Kecamatan Lareh Sago Halaban, Nagari Labuah Gunung,” kata Era Sukma, Sabtu (17/5/2025).

Ia menambahkan, proyek ini menelan anggaran Rp12,3 miliar dari APBD Provinsi Sumbar 2025. Panjang jalan yang diperbaiki mencapai 1,3 km, menggunakan metode konstruksi rigid pavement. Pekerjaan ditargetkan selesai pada September 2025.

“Perbaikan ini merupakan bukti nyata komitmen Pemprov Sumbar dalam membangun infrastruktur andal untuk memperkuat aksesibilitas, memperlancar arus transportasi, dan mendukung pertumbuhan ekonomi,” tutup Era.

Informasi mengenai dimulainya perbaikan jalan itu juga dibagikan oleh akun Facebook @Thamrin Cleveland yang memperlihatkan video alat berat melakukan pengecoran jalan.

“Terima kasih Buya Mahyeldi, terima kasih Pemprov Sumbar. Setelah bertahun-tahun dikeluhkan masyarakat dan sempat viral karena kerusakannya yang parah, jalan penghubung antara Lintau dan Kota Payakumbuh akhirnya diperbaiki,” tulis akun itu.

Jalan tersebut sudah lama menjadi keluhan masyarakat karena kerusakannya yang ekstrem. Lubang besar, genangan air, dan permukaan jalan yang tidak rata membuatnya rawan kecelakaan, terlebih saat musim hujan. Warganet bahkan menjuluki jalan ini sebagai “Jalan Seribu Lubang”.

Menurut warga, jalan ini tak hanya penting untuk akses lokal, tetapi juga menjadi jalur wisata favorit menuju kawasan alam di Lintau.

“Masyarakat menyambut dengan suka cita, karena ini bukan cuma soal infrastruktur, tapi juga membuka akses ekonomi, pendidikan, dan pariwisata,” ujar seorang warga dalam video yang beredar.

Perbaikan jalan ini merupakan bagian dari program prioritas infrastruktur Pemprov Sumbar tahun 2025, yang menargetkan peningkatan konektivitas antarwilayah dan pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal.(*)

Editor : Hendra Efison
#Jalan Lareh Sago Halaban Mulai Diperbaiki #Payakumbuh ke Sitangkai #Jalan Seribu Lubang #Nagari Labuah Gunung