Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Harga Mentimun Naik, Petani Untung Besar

Arfidel Ilham • Senin, 11 Mei 2026 | 09:10 WIB
Ilustrasi.
Ilustrasi.

PADEK.JAWAPOS.COM - Cuaca dengan intensitas hujan sedang yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir membawa dampak positif bagi petani mentimun di Kabupaten Limapuluh Kota. Kondisi cuaca tersebut dinilai sangat mendukung pertumbuhan tanaman sehingga hasil panen menjadi lebih baik.

Selain hasil panen yang memuaskan, harga mentimun di tingkat petani juga mengalami kenaikan signifikan dalam beberapa hari terakhir hingga mencapai Rp8 ribu per kilogram.

Salah seorang petani mentimun di Limapuluh Kota, Yoci, mengaku bersyukur dengan kondisi panen saat ini yang dinilai cukup menguntungkan bagi petani.
“Alhamdulillah, panen sedikit hari ini petikan kedua. Harga lumayan menguntungkan di angka Rp 8 ribu per kilo. Mudah-mudahan harganya terus naik atau minimal bertahan hingga masa panen berakhir,” ujar Yoci, Minggu (10/5).

Menurut sejumlah petani, harga mentimun di kisaran Rp 4 ribu per kilogram sebenarnya sudah cukup memberikan keuntungan apabila kondisi cuaca mendukung dan tanaman tumbuh subur. Namun dengan harga saat ini yang mencapai Rp8 ribu per kilogram, keuntungan yang diperoleh petani dinilai jauh lebih baik.

Sementara itu, salah seorang pedagang pengumpul di wilayah Payakumbuh dan Limapuluh Kota, Anjar, mengatakan fluktuasi harga mentimun dipengaruhi jumlah produksi petani lokal serta pasokan dari daerah lain.

“Misalnya jika di Payakumbuh dan Limapuluh Kota banyak petani yang menanam mentimun dan produksi meningkat, sudah pasti harga akan turun atau ada pasokan mentimun dari daerah lain di luar Payakumbuh dan Limapuluh Kota. Saat ini, permintaan mentimun cukup tinggi,” kata Anjar.

Di sisi lain, harga sejumlah kebutuhan pokok di Kabupaten Limapuluh Kota saat ini masih terpantau stabil berdasarkan rilis harga pangan yang dipublikasikan Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota melalui media sosial resmi daerah.

Beberapa komoditas yang tercatat stabil di antaranya beras lokal Rp 16.667 per kilogram, beras SPHP Rp 13 ribu per kilogram, cabai merah keriting Rp 40 ribu per kilogram, daging sapi Rp 140 ribu per kilogram, minyak goreng kemasan Rp 22 ribu per liter, dan minyak goreng curah Rp 16 ribu per liter.

Stabilnya harga kebutuhan pokok tersebut dinilai turut membantu menjaga daya beli masyarakat di tengah meningkatnya aktivitas pertanian dan perdagangan hasil panen di wilayah Limapuluh Kota. (fdl)

Editor : Adriyanto Syafril
#Petani Mentimun