Di tengah maraknya objek wisata yang mengenakan tiket masuk dan biaya parkir, sebuah pemandian alami di Nagari Situjuah Banda Dalam, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota, Sungai Doghe, tetap bertahan sebagai destinasi rekreasi gratis bagi masyarakat. Seperti apa ceritanya?
Laporan : Arfidel Ilham
Minggu (31/5) pagi, suasana Sungai Doghe dipenuhi gelak tawa dan riuh suara anak-anak yang menikmati kesegaran air jernih di kolam alami tersebut. Pantulan sinar matahari di permukaan air semakin menambah keindahan suasana di pemandian yang berada di Jorong Talaweh itu.
Lokasinya hanya berjarak sekitar lima kilometer dari batas Kota Payakumbuh, tepatnya dari kawasan Kelurahan Limbukan. Meski berada di tengah lingkungan permukiman warga, keberadaan Sungai Doghe telah lama menjadi pilihan masyarakat yang ingin menikmati pemandian alami tanpa harus mengeluarkan biaya.
Kolam alami tersebut memiliki dasar batu alam dengan kedalaman sekitar satu meter dan luas kurang lebih 50 meter persegi. Air yang mengalir dari sumber mata air membuat kondisi kolam tetap jernih dan sejuk sepanjang hari.
Sejak pagi hingga menjelang siang, anak-anak terlihat silih berganti berenang dan bermain air. Sebagian datang bersama keluarga, sementara lainnya datang bersama teman-teman sebaya untuk menghabiskan waktu libur.
Salah satu daya tarik utama Sungai Doghe adalah tidak adanya pungutan biaya masuk. Pengunjung dapat menikmati pemandian sepuasnya tanpa perlu membeli tiket.
Bahkan, area parkir yang tersedia di sekitar lokasi juga dapat digunakan secara gratis oleh pengunjung. Kondisi ini membuat Sungai Doghe menjadi salah satu destinasi rekreasi yang ramah bagi masyarakat dari berbagai kalangan.
Bagi pengunjung yang ingin menggunakan pelampung, tersedia penyewaan ban dalam mobil dengan tarif tertentu. Selain itu, sejumlah pedagang kecil juga memanfaatkan keramaian pengunjung untuk menjual makanan dan minuman ringan di sekitar lokasi. Meski demikian, biaya yang dikeluarkan pengunjung umumnya hanya untuk membeli jajanan atau menyewa pelampung. Selebihnya, seluruh fasilitas pemandian dapat dinikmati tanpa biaya.
Jorong Talaweh sendiri dikenal sebagai salah satu kawasan sumber air bersih yang memasok kebutuhan Perumda Tirta Sago Payakumbuh. Namun demikian, sumber air yang digunakan untuk pemandian Sungai Doghe berbeda dengan sumber air yang dialirkan ke jaringan perusahaan daerah air minum tersebut.
Pada hari-hari libur, jumlah pengunjung yang datang kerap membludak hingga melebihi kapasitas kolam yang relatif terbatas. Kendati demikian, kondisi tersebut tidak mengurangi minat masyarakat untuk datang dan menikmati suasana alam yang asri.
Banyak pengunjung memilih Sungai Doghe karena selain gratis, akses menuju lokasi juga cukup mudah dijangkau. Jalan menuju kawasan pemandian memang berupa jalan perkampungan, namun kondisinya dinilai cukup baik dan dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Salah seorang pengunjung, Eka, mengaku lebih sering memilih Sungai Doghe dibandingkan tempat wisata pemandian lainnya.
“Ya, kami biasanya jika ingin berenang bersama anak-anak lebih memilih Sungai Doghe ketimbang tempat lain. Kalau bukan hari libur suasananya tidak terlalu ramai. Akses jalannya juga cukup lancar meski hanya jalan perkampungan,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan pemandian gratis seperti Sungai Doghe sangat membantu masyarakat yang ingin berwisata tanpa harus mengeluarkan biaya besar.
Tidak hanya warga Kecamatan Situjuah Limo Nagari yang datang berkunjung. Pengunjung juga berasal dari berbagai nagari di sekitar Kabupaten Limapuluh Kota, bahkan dari Kota Payakumbuh.
Keberadaan Sungai Doghe menjadi alternatif wisata keluarga yang murah dan mudah dijangkau, terutama bagi anak-anak yang ingin berenang dan bermain air di alam terbuka.
Seorang anak yang tengah menikmati kesegaran air Sungai Doghe mengaku senang dapat bermain bersama teman-temannya di lokasi tersebut. “Senang, airnya bersih, dingin dan sejuk,” katanya singkat.
Kejernihan air, suasana alam yang masih asri, serta bebas biaya masuk menjadikan Sungai Doghe sebagai salah satu destinasi wisata sederhana yang tetap diminati masyarakat.
Di tengah meningkatnya kebutuhan akan ruang rekreasi yang terjangkau, keberadaan pemandian alami ini menjadi pilihan menarik bagi warga Limapuluh Kota dan sekitarnya untuk menghabiskan waktu bersama keluarga.
Dengan segala kesederhanaannya, Sungai Doghe tidak hanya menjadi tempat bermain air bagi anak-anak, tetapi juga menjadi ruang berkumpul masyarakat yang menghadirkan kebahagiaan tanpa harus menguras kantong. (***)
Editor : Adriyanto Syafril