Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Pelatih Timnas U-23 Korea Selatan Hwang Sun-hong Minta Maaf dan Ingin Cuti

Heri Sugiarto • Minggu, 28 April 2024 | 16:28 WIB
Pelatih Kepala Korea Selatan Hwang Sun-hong  meninggalkan bangku cadangan setelah mendapat kartu merah pada pertandingan perempat final timnya melawan Indonesia di Piala Asia U-23. (Foto: KFA/ Yonhap)
Pelatih Kepala Korea Selatan Hwang Sun-hong meninggalkan bangku cadangan setelah mendapat kartu merah pada pertandingan perempat final timnya melawan Indonesia di Piala Asia U-23. (Foto: KFA/ Yonhap)
PADEK.JAWAPOS.COM
-Setelah Federasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA), giliran pelatih kepala tim nasional sepak bola U-23 Korea Selatan Hwang Sun-hong meminta maaf karena timnya gagal lolos ke Olimpiade Paris 2024.

Hwang meminta maaf kepada para penggemar saat timnya kalah adu penalti 11-10 dari Indonesia di perempat final Piala Asia U-23 AFC di Qatar pada Kamis malam. Kekalahan itu membuat Korea Selatan absen dari Olimpiade untuk pertama kalinya dalam 40 tahun.

"Saya ingin meminta maaf kepada para fans kami. Tanggung jawab sepenuhnya ada pada saya sebagai pelatih kepala," kata Hwang kepada wartawan di Bandara Internasional Incheon, sebelah barat Seoul.

Para pemain asuhannya, kata Hwang, telah melakukan yang terbaik dalam keadaan sulit. "Saya harap orang-orang akan menyemangati mereka, dan tidak terlalu banyak mengkritik mereka," harapnya seperti dilansir dari Yonhap.

Disinggung tentang hal yang perlu dibenahi agar Korea Selatan terhindar dari kesalahan serupa di masa depan, Hwang menunjuk ke sistem operasional program U-23.

Menurutnya pelatih U-23 harus diberi kontrak kerja selama empat tahun tanpa evaluasi di tengah jalan.

"Jika keamanan pekerjaan mereka bergantung pada Asian Games, maka mereka hanya bisa fokus pada Asian Games terlebih dahulu," kata Hwang.

"Ini mungkin terdengar seperti alasan, tapi setelah Asian Games, tidak banyak waktu tersisa untuk mempersiapkan Olimpiade. Dalam struktur saat ini, sulit bagi kami untuk mendominasi negara-negara Asia di kualifikasi Olimpiade. Kami harus memiliki rencana jangka panjang, atau kami akan semakin tertinggal dari kompetisi," jelasnya.

Menjelang Piala Asia U-23 AFC, Hwang sempat merangkap jabatan sebagai pelatih sementara tim nasional senior. Asosiasi Sepak Bola Korea (KFA) memecat Jurgen Klinsmann setelah kekalahan semifinal Korea Selatan di Piala Asia AFC pada Februari, dan meminta Hwang menangani dua pertandingan kualifikasi Piala Dunia FIFA pada Maret. Sementara itu, tim U-23 Korea Selatan bermain di turnamen invitasi di Arab Saudi tanpa Hwang.

Hwang membantah merangkap jabatan sebagai pelatih senior berdampak besar pada penampilan Korea Selatan di Piala Asia U-23. Dia menegaskan bahwa pada akhirnya menjadi tanggung jawabnya bahwa negaranya tidak lolos ke Olimpiade.

KFA saat ini masih mencari pengganti tetap untuk Klinsmann. Awal bulan ini, Chung Hae-sung, pejabat KFA yang bertanggung jawab atas perekrutan pelatih sebagai ketua Komite Tim Nasional, mengakui Hwang adalah salah satu dari 11 kandidat untuk pekerjaan itu.

Namun, pencalonan Hwang tampaknya mendapat pukulan telak dengan tersingkirnya tim U-23 di Qatar. Ditanya tentang keinginannya menjadi pelatih senior, Hwang mengatakan, "Itu bukan sesuatu yang bisa saya putuskan. Saya hanya lelah sekarang dan saya ingin mengambil cuti," tegasnya.

Alasan Cedera dan Pemain Kunci

Sebelumnya, Asisten Pelatih Myung Jae-yong, yang hadir dalam konferensi pers setelah pelatih kepala Hwang Sun-hong mendapat kartu merah di akhir pertandingan melawan Indonesia, beralasan bahwa tersingkirnya tim U-23 mereka karena cedera dan absennya pemain kunci.

"Kami mempunyai beberapa pemain yang cedera atau tidak dalam kondisi 100 persen. Akan sulit bagi kami mencetak gol penentu kemenangan di perpanjangan waktu, kecuali kami mencetak gol melalui bola mati atau serangan balik," katanya.

Myung menambahkan bahwa kehilangan beberapa pemain yang bermain di Eropa saat laga di Qatar merugikan Korea Selatan.

Hwang awalnya memanggil lima pemain yang bermain di liga luar negeri, namun tiga di antaranya tidak dilepas klub masing-masing. Yakni, penyerang Celtic Yang Hyun-jun, gelandang Stoke City Bae Jun-ho dan bek Brentford Kim Ji-soo.

"Kami menggunakan berbagai saluran untuk membuat klub-klub tersebut setuju mengirimkan pemain mereka kepada kami. Namun sebelum turnamen, kami tidak dapat membawa mereka ke sini (Qatar) karena beberapa alasan," ungkapnya.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#timnas korea selatan #Olimpiade 2024 #piala asia u-23 2024 #Hwang Sun hong #Federasi Sepak Bola Korea Selatan #minta maaf