Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Inter Ditaklukkan AC Milan 1-2 di San Siro, Inzaghi: Kekalahan Derby yang Menyakitkan

Heri Sugiarto • Senin, 23 September 2024 | 15:35 WIB

Pelatih Inter Milan Simone Inzaghi. (Foto: Inter.it)
Pelatih Inter Milan Simone Inzaghi. (Foto: Inter.it)
PADEK.JAWAPOS.COM-Inter Milan harus menelan kekalahan pertama musim ini setelah takluk 1-2 dari AC Milan dalam laga Derby della Madonnina di San Siro, Senin (23/9/2024) dini hari WIB.

Kekalahan ini juga mengakhiri catatan impresif Nerazzurri yang sebelumnya meraih enam kemenangan beruntun dalam derby melawan Milan.

Milan di bawah arahan Paulo Fonseca, langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit pertama.

Dengan formasi agresif 4-2-4, Rossoneri memberikan tekanan konstan kepada Inter.

Strategi ini membuahkan hasil cepat ketika Christian Pulisic mencetak gol pembuka pada menit ke-10.

Pemain internasional Amerika Serikat tersebut melakukan aksi individu brilian sebelum melepaskan tembakan keras yang tak mampu dihalau Yann Sommer.

Inter berusaha merespons dan akhirnya berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-28.

Umpan dari Lautaro Martinez diteruskan dengan sempurna oleh Federico Dimarco yang menyarangkan bola ke gawang Milan.

Skor imbang 1-1 membuat atmosfer di San Siro semakin panas.

Meski Inter tampil lebih baik di akhir babak pertama dan hampir membalikkan keadaan melalui peluang emas Marcus Thuram yang digagalkan oleh Mike Maignan, mereka kesulitan menjaga konsistensi permainan di babak kedua.

Petaka bagi Inter terjadi di menit ke-89, saat Matteo Gabbia mencetak gol kemenangan Milan lewat sundulan yang memanfaatkan tendangan bebas Pulisic.

Gol ini mematahkan harapan Inter yang sebelumnya tampil impresif saat menghadapi Manchester City di Liga Champions.

Pelatih Inter Milan Simone Inzaghi telah mencoba melakukan perubahan taktik, tapi tidak berhasil memperbaiki situasi.

“Kami memulai dengan pendekatan yang salah di kedua babak. Saya sudah mencoba mengubah strategi di tengah pertandingan, tapi situasinya tetap tidak membaik," ungkapnya usai pertandingan.

Menurutnya, para pemain kehilangan kekompakan dan jarak antar pemain.

Pada 25 menit terakhir babak pertama, mereka bermain lebih baik dan berhasil menyamakan kedudukan, tetapi di awal babak kedua kembali melakukan kesalahan yang sama.

“Secara keseluruhan, kami seharusnya lebih tenang dan fokus. Hari ini kami tidak bermain seperti Inter yang biasanya, dan gol-gol yang kami terima menjadi bukti dari hal itu. Sebagai pelatih, saya merasa harus bertanggung jawab dan seharusnya bisa melakukan lebih banyak,” lanjutnya.

Inzaghi mengaku kecewa dan mengatakan bahwa kekalahan Derby kali ini menyakitkan.

“Kami sangat kecewa, terutama karena tahu pentingnya derby ini bagi para penggemar dan klub. Yang bisa kami lakukan sekarang adalah menganalisis pertandingan ini dan bekerja lebih keras agar tidak mengulangi kesalahan yang sama,” imbuhnya.

Kesalahan timnya, kata Inzaghi, adalah kurangnya ketenangan dan ketajaman di momen-momen krusial.

"Kami harus bisa lebih baik lagi, saya dan seluruh tim. Mulai Senin, kami akan fokus pada laga melawan Udinese dan seluruh pertandingan berikutnya. Kami harus mencari tahu di mana dan bagaimana kami bisa memberikan lebih banyak,” pungkas Inzaghi.

Ia juga mengakui keunggulan permainan Milan yang tampil lebih baik dan layak meraih kemenangan.

"Tentu saja ya, ini adalah tim yang luar biasa. Malam ini mereka tampil lebih baik dan pantas mendapatkan kemenangan,” ujar Inzaghi.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#christian pulisic #Matteo Gabbia #simone inzaghi #inter milan vs ac milan #federico dimarco