PADEK.JAWAPOS.COM-Wasit Ahmed Al Kaf dinilai kontroversial saat memimpin pertandingan Bahrain kontra Indonesia di Bahrain National Stadium (10/10). Saat itu, salah satu sorotan tajam adalah saat wasit asal Oman tersebut baru menyudahi pertandingan setelah Bahrain menyamakan kedudukan menjadi 2-2 pada menit ke-90+9. Padahal, waktu injury time babak kedua hanya 6 menit.
Pelatih tim nasional Indonesia Shin Tae-yong (STY) masih ingat betul kejadian itu. Menurut dia, skuad Merah Putih seharusnya bisa menang di Bahrain. Tapi, pelatih asal Korea Selatan tersebut tidak mau berlarut-larut mengingat pertandingan itu.
“Saya tidak mau terlalu banyak membahas detail pertandingan itu. Namun, dalam pertandingan tersebut, kami sempat hilang fokus. Kami telah melakukan evaluasi dan refleksi atas hal ini,” ujar STY kemarin (14/10).
Pelatih 53 tahun itu berharap wasit-wasit yang menjadi pengadil dalam pertandingan timnas Indonesia mampu bertugas dengan baik. Fair. Tidak memihak. Lalu, di sisi lain, dia meminta para pemainnya untuk terus fokus. Jangan sekali pun hilang fokus sampai peluit panjang ditiup.
STY berharap instruksi itu bisa dijalankan dalam laga-laga timnas Indonesia ke depan. Termasuk saat Indonesia berhadapan dengan Tiongkok di Qingdao Youth Football Stadium malam ini (siaran langsung RCTI pukul 19.00 WIB).
STY berharap pertandingan melawan Tiongkok dapat ditutup dengan kemenangan untuk Indonesia. Sebab, Tiongkok adalah tim yang diproyeksikan untuk berakhir dengan poin sempurna. Di atas kertas, peluang Indonesia untuk menang terbuka.
Tiongkok adalah tim yang sampai pertandingan ketiga putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia sama sekali belum pernah menang. Mereka selalu kalah. Saat ini Tiongkok terbenam di dasar klasemen sementara grup C.
Meski lebih diunggulkan, STY meminta para pemainnya untuk tidak memandang Tiongkok dengan sebelah mata.
“Meski Tiongkok tidak menang dalam tiga laga terakhir mereka, bagi Indonesia, tidak ada lawan yang bisa diremehkan. Kami akan mempersiapkan diri dengan baik. Dan, berusaha memberikan permainan yang bagus,” tegas pelatih timnas Korea Selatan pada Piala Dunia 2018 Rusia tersebut.
STY sudah menganalisis permainan Tiongkok. Menurut dia, Tiongkok adalah tim yang memiliki desain pertahanan cukup baik.
“Saat melawan banyak tim Asia yang lebih kuat, mereka sering menggunakan strategi bertahan rendah. Dan, mereka berhasil menunjukkan performa yang cukup baik,” terangnya.
Kiper timnas Indonesia Maarten Paes menyatakan bahwa pantang bagi tim Merah Putih terpeleset di Qingdao. Menurut dia, timnas Indonesia sedang memiliki spirit yang bagus karena belum terkalahkan dalam tiga pertandingan beruntun. Sebelum bermain imbang melawan Bahrain, Indonesia juga tidak kalah saat bertemu Arab Saudi (1-1) dan Australia (0-0).
“Kami tidak terkalahkan sejauh ini karena memiliki pertahanan yang baik. Ini merupakan elemen penting bagi tim yang sukses. Jadi, kami beruntung memiliki kekuatan pertahanan yang solid,” tegas penjaga gawang FC Dallas tersebut.
Sementara itu, Branko Ivankovic, pelatih timnas Tiongkok, memberikan pujian kepada skuad asuhan STY. Menurut dia, timnas Indonesia adalah tim yang kuat. Punya kedalaman skuad yang bagus.
“Kami tahu mereka punya banyak pemain yang bermain di Liga Belanda dan Belgia. Jadi, kami harus agresif dan berambisi untuk mendapatkan hasil yang kami inginkan. Sekarang tampaknya kami sudah sangat dekat untuk mendapatkan poin. Kami akan terus bekerja keras,” ujarnya.
Ivankovic menyadari bahwa timnya selalu kalah dalam tiga pertandingan beruntun. Tapi, dia masih percaya diri timnas Tiongkok masih bisa bersaing menuju tiket ke ronde keempat kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
“Dalam tujuh pertandingan berikutnya, tujuan kami adalah berada di posisi empat besar. Lolos ke babak berikutnya dan mempertahankan harapan untuk masuk ke Piala Dunia 2026,” tandasnya. (fiq/c7/ali/jpg)
Editor : Novitri Selvia