Kekalahan ini menjadi yang kesembilan bagi The Citizens dalam 12 pertandingan terakhir di semua kompetisi, memperparah situasi buruk di bawah asuhan Pep Guardiola.
Villa membuka keunggulan pada menit ke-16 melalui gol Jhon Durán. Serangan balik cepat yang diawali oleh umpan brilian Youri Tielemans berhasil memecah pertahanan City.
Rogers, yang menerima bola, memilih mengoper kepada Durán yang dengan mudah mencetak gol.
City gagal menyamakan kedudukan hingga turun minum, dengan skor tetap 1-0 untuk tuan rumah.
Tapi, tensi meningkat setelah peluit akhir babak pertama, yang membuat kiper Villa Emiliano Martínez menerima kartu kuning akibat perselisihan dengan pemain City.
Pada menit ke-65, Villa menggandakan keunggulan melalui gol Rogers. Mendapatkan umpan cerdas dari McGinn, Rogers mengeksekusi tembakan rendah yang tak mampu dijangkau kiper City, Stefan Ortega.
City akhirnya mencetak gol hiburan pada masa injury time (90+3’) lewat Phil Foden. Pemain muda ini memanfaatkan kesalahan Lucas Digne, yang terpeleset, sebelum menyarangkan bola ke gawang Villa setelah aksi impresif Savinho.
Dampak Klasemen dan Sejarah
Kemenangan ini membawa Aston Villa naik ke peringkat lima klasemen Premier League, menggeser Manchester City ke posisi enam.
Villa kini sejajar poin dengan Nottingham Forest di peringkat empat, sementara City terpaut satu poin di belakang.
Hasil ini menjadi momen bersejarah bagi Aston Villa. Untuk pertama kalinya sejak 1993, mereka meraih kemenangan kandang berturut-turut melawan Manchester City di Liga Inggris.
Selain itu, ini baru kemenangan kedua Villa dalam 18 pertemuan terakhir melawan The Citizens.
Selanjutnya, Manchester City harus berusaha bangkit saat menjamu Everton di Etihad Stadium pada Boxing Day. Sementara Aston Villa dijadwalkan bertandang ke markas Newcastle United. (*)
Editor : Heri Sugiarto