Pertandingan yang berlangsung di lapangan 3 Universitas Negeri Padang (UNP), Lubukbuaya, Minggu (22/12/2024), sempat berakhir imbang 0-0 pada waktu normal.
Kedua tim menampilkan permainan yang berimbang sepanjang pertandingan. Garuda Muaro Bodi yang mengenakan kostum hitam berhadapan dengan PBS A yang menggunakan seragam biru laut. Ketatnya persaingan membuat kedua tim harus menentukan pemenang melalui drama adu penalti.
Kemenangan ini mengantarkan Garuda Muaro Bodi berhak atas hadiah uang pembinaan senilai Rp2 juta, sementara PBS A yang finis di posisi keempat membawa pulang Rp1 juta.
Fikri Aulia, perwakilan dari PBS A, mengungkapkan bahwa pencapaian tim asuhannya melampaui ekspektasi awal. "Ini di luar dugaan. Kami datang ke sini dalam kondisi tidak ideal karena beberapa pemain berhalangan hadir. Namun, kami tetap memutuskan untuk berpartisipasi dengan menurunkan pemain yang ada," ujarnya.
Meski gagal meraih posisi ketiga, Fikri mengaku bangga dengan prestasi timnya yang berhasil menembus empat besar.
"Alhamdulillah, pencapaian empat besar ini menjadi suatu kebanggaan bagi kami, Putra Bumi Serambi. Yang membanggakan, kami mencapainya tanpa bantuan pemain tambahan dari SSB lain," tambahnya.
PBS A berkomitmen untuk terus berkompetisi di berbagai turnamen dengan mengandalkan pemain binaan sendiri.
"Kami akan tetap tampil di turnamen manapun dengan skuad ini. Terlepas dari hasil akhir, kami akan terus maju dengan pemain binaan sendiri," tegasnya.
Fikri juga memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan turnamen. "Panitia bekerja sangat profesional sesuai dengan komitmennya. Fasilitas lapangan pun sangat layak untuk anak-anak. Harapannya, penyelenggaraan tahun depan bisa lebih baik lagi," tuturnya.
Turnamen Padang Ekspres Cup II 2024 yang berlangsung pada 20-22 Desember 2024 ini diikuti oleh klub-klub SSB se-Sumbar, Riau, dan Jambi untuk kelompok usia 10 dan 12 tahun. Ajang ini menjadi wadah pembinaan dan pengembangan bakat muda sepak bola di wilayah Sumatera. (*)
Editor : Hendra Efison