Ortiz menerima hukuman karena melanggar peraturan kompetisi dengan meminta tanda tangan Messi, yang mencetak gol semata wayang dalam laga di Stadion Children’s Mercy Park.
Menurut laporan ESPN, Ortiz tidak meminta jersey Messi, namun ia meminta tanda tangan sang bintang Argentina itu untuk tujuan amal.
Meskipun niatnya baik, tindakan ini tetap dianggap melanggar Kode Etik Concacaf bagi ofisial pertandingan.
"Setelah dilakukan investigasi, Concacaf menemukan bahwa wasit mendekati pemain untuk meminta tanda tangan bagi kerabatnya yang memiliki kebutuhan khusus. Tindakan ini tidak sesuai dengan Kode Etik Konfederasi bagi ofisial pertandingan dan prosedur yang ditetapkan untuk permintaan semacam itu," demikian pernyataan resmi Concacaf seperti dilansir dari Marca.
Ortiz telah mengakui kesalahannya, meminta maaf atas insiden tersebut, dan menerima sanksi disiplin dari Concacaf.
Namun, hingga saat ini, Concacaf belum mengungkapkan secara rinci bentuk hukuman yang diberikan kepadanya.
Sementara itu, Sporting Kansas City secara resmi mengajukan protes kepada Concacaf dan Major League Soccer (MLS) terkait insiden ini. Klub tersebut menuntut investigasi lebih lanjut dan menunggu keputusan dari otoritas terkait.
"Kami telah memberi tahu Concacaf dan Major League Soccer mengenai insiden yang terjadi setelah pertandingan melawan Inter Miami pada hari Rabu (Kamis WIB, red). Kami menunggu tinjauan menyeluruh dan tindakan yang akan diambil oleh Concacaf," ungkap perwakilan Sporting Kansas City.
Dalam pertandingan tersebut, Inter Miami berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 atas Sporting Kansas City di leg pertama babak pertama Piala Champions Concacaf.
Kedua tim akan kembali bertemu pada leg kedua yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 25 Februari di Chase Stadium. Pemenang laga ini akan menghadapi Cavalier dari Jamaika di babak 16 besar.(*)
Editor : Heri Sugiarto