Meski bermain dengan 10 orang sejak akhir babak pertama, tim asuhan Ruben Amorim mampu bertahan dengan baik untuk mengamankan tiga poin penting.
Ipswich unggul lebih dulu melalui gol cepat Jaden Philogene di menit ke-4, sebelum United menyamakan kedudukan berkat gol bunuh diri Sam Morsy pada menit ke-22.
Matthijs de Ligt kemudian membawa Setan Merah berbalik unggul empat menit berselang. Namun, Philogene kembali mencetak gol di masa injury time babak pertama untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
Momen penentu terjadi di menit ke-47, ketika Harry Maguire mencetak gol melalui skema bola mati, dan membawa United unggul 3-2 meskipun harus bermain dengan 10 orang setelah Patrick Dorgu diusir keluar pada menit ke-43 karena tekel keras terhadap Omari Hutchinson.
Amorim Puji Perjuangan Tim
Harry Maguire, yang menjadi pahlawan kemenangan United, mengakui bahwa musim ini penuh tantangan bagi timnya.
"Kami berada dalam posisi sulit tahun ini. Kami tahu laga ini sangat penting untuk mengubah tren buruk di kandang. Kami sempat melakukan kesalahan untuk gol pertama mereka, tetapi kami mampu mengendalikan permainan dan tampil baik. Gol dari set piece di babak kedua menjadi penentu, dan kami bertahan dengan baik di akhir laga," ujar Maguire kepada TNT Sports.
Bek asal Inggris itu kini telah mencetak tiga gol penting untuk United musim ini, termasuk gol penyeimbang menit ke-91 melawan Porto dan gol kemenangan menit ke-93 melawan Leicester.
Pelatih Manchester United, Ruben Amorim memuji mentalitas anak asuhnya dalam pertandingan ini.
"Kami mengontrol permainan dengan baik meski ada kesalahan yang membuat kami kebobolan. Kartu merah mengubah situasi, tetapi para pemain menunjukkan semangat juang luar biasa, dan dukungan dari fans sangat membantu. Kami pantas mendapatkan tiga poin hari ini," kata Amorim.
Dengan kemenangan ini, Manchester United kini memiliki poin yang sama dengan Tottenham di peringkat ke-14.
Meski hasil laga kali ini memberikan harapan, posisi di klasemen belum menjauh dari zona degradasi dan menjadi pekerjaan rumah bagi Amorim.
Bagi Ipswich, kekalahan ini bisa menjadi pukulan besar dalam perjuangan bertahan di Premier League. Meski unggul jumlah pemain selama 45 menit, tapi gagal memanfaatkan situasi untuk menekan lebih banyak.
Manchester United akan kembali beraksi akhir pekan ini di ajang FA Cup, dan kemenangan ini bisa menjadi modal penting untuk membangun momentum ke depan.(*)
Editor : Heri Sugiarto