Hal ini dilakukan untuk mendorong pendapatan klub, sebagaimana disampaikan CEO Manchester United, Omar Berrada.
Setelah menutup musim Premier League dengan laga kontra Aston Villa pada 25 Mei di Old Trafford, skuad Setan Merah dijadwalkan langsung bertolak ke Asia untuk melakoni dua laga ekshibisi.
Pertandingan pertama akan digelar pada 28 Mei melawan ASEAN All Stars di Kuala Lumpur, Malaysia, disusul laga kedua di Hong Kong.
Menurut laporan yang dilansir ESPN, tur ini diperkirakan akan menghasilkan pendapatan sekitar €10 juta (setara dengan USD 12,7 juta).
Langkah ini dianggap penting bagi stabilitas finansial klub, mengingat Manchester United mengalami kerugian lebih dari £300 juta dalam tiga tahun terakhir.
Bahkan, pada Maret lalu, salah satu pemilik klub, Sir Jim Ratcliffe, mengungkapkan bahwa tanpa suntikan modal darinya, klub bisa kehabisan dana sebelum Natal 2024.
“Pertandingan tur memberikan pendapatan tambahan yang signifikan dan membantu memperkuat klub, memungkinkan kami terus berinvestasi untuk meraih kesuksesan di atas lapangan,” ujar Berrada dalam pernyataan resminya.
“Tur ini juga menciptakan peluang unik untuk berkolaborasi dengan mitra komersial kami dan mempererat hubungan dengan para penggemar di wilayah Asia dan Amerika Serikat," tambahnya.
Meski bermanfaat secara finansial, keputusan ini memunculkan kekhawatiran terkait kelelahan pemain.
Manchester United diperkirakan akan memainkan minimal 57 pertandingan musim ini, dan jumlah itu bisa meningkat menjadi 60 jika lolos ke final Liga Europa di Bilbao pada 21 Mei.
Setelah menyelesaikan tur Asia, beberapa pemain akan langsung bergabung dengan tim nasional masing-masing untuk jeda internasional yang berlangsung dari 2 hingga 10 Juni.
Persiapan untuk musim 2025/2026 pun akan dimulai kurang dari sebulan kemudian, dengan laga persahabatan melawan Leeds United di Stockholm pada 19 Juli.
Tur pramusim Manchester United berlanjut ke Amerika Serikat pada 22 Juli. MU dijadwalkan memainkan tiga laga di berbagai kota sebelum Premier League musim baru dimulai pada 16 Agustus.
“Kami sangat menghargai dukungan luar biasa yang diberikan penggemar Manchester United di seluruh dunia. Musim panas ini, kami dengan senang hati menghadirkan jadwal yang memungkinkan para penggemar di Asia, Skandinavia, dan Amerika Serikat untuk merasakan langsung atmosfer pertandingan dan berinteraksi dengan tim utama,” tambah Berrada.(*)
Editor : Heri Sugiarto