Pertarungan ini bukan hanya tentang tiga poin, tapi juga soal ambisi menuju kompetisi kontinental dan perebutan gelar juara.
Al Qadsiah yang diasuh Pelatih Michel, saat ini menempati peringkat kelima klasemen sementara dengan raihan 52 poin dari 27 laga.
Meski tampil solid di awal musim, performanya belakangan ini mengalami penurunan.
Fares Al Sharqiyah gagal meraih kemenangan dalam empat laga terakhirnya dan hanya mampu mencatat satu kemenangan dari enam pertandingan terkini.
Namun, Al Qadsiah menyimpan harapan dari catatan tak terkalahkan dalam tujuh laga kandang terakhir.
Pada laga sebelumnya, Al Qadsiah takluk 1-2 dari Al Fayha. Mereka tertinggal dua gol di awal babak kedua, dan hanya mampu memperkecil ketertinggalan lewat penalti Julian Quinones di masa tambahan waktu—gol yang juga mengakhiri puasa gol Quinones dalam lima laga terakhir.
Di sisi lain, Al Nassr tengah dalam performa impresif. Anak asuh Stefano Pioli mencatat empat kemenangan beruntun, termasuk kemenangan dramatis 2-1 atas Al Riyadh berkat dua gol Cristiano Ronaldo di babak kedua.
Sang megabintang asal Portugal itu kembali menjadi pembeda dan kini menjadi andalan dalam perburuan gelar.
Tambahan dua gol tersebut membawa Ronaldo memimpin perburuan gelar top skor Saudi Pro League musim ini dengan 23 gol—unggul empat gol dari pesaing terdekat, Abderrazak Hamdallah.
Al Nassr kini duduk di posisi ketiga klasemen dengan 57 poin, hanya terpaut empat poin dari Al Hilal dan delapan dari pemuncak klasemen Al Ittihad.
Pertemuan nanti akan menjadi yang ke-35 antara kedua tim. Al Qadsiah baru menang 10 kali, sementara Al Nassr sudah mengoleksi 20 kemenangan.
Empat laga lainnya berakhir imbang. Meski demikian, Al Qadsiah memiliki modal psikologis positif karena memenangkan dua pertemuan terakhir setelah sempat kalah dalam empat laga sebelumnya melawan Al Nassr.
Satu catatan menarik, Al Qadsiah memiliki lini pertahanan terbaik di liga dengan hanya kebobolan 24 gol sejauh ini.
Tapi, menghadapi ketajaman Cristiano Ronaldo dan kolega, pertahanan solid itu akan mendapat ujian sesungguhnya.(*)
Editor : Heri Sugiarto