Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal. Barcelona membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-28 lewat gol spektakuler Pedri.
Berawal dari umpan ciamik Lamine Yamal dari sisi kanan, Pedri melepaskan tembakan keras yang tak mampu dihalau Thibaut Courtois.
Madrid sempat mencetak dua gol melalui Jude Bellingham dan Vinicius Junior, namun keduanya dianulir karena offside.
Barcelona hampir menggandakan keunggulan di babak pertama, tetapi skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Madrid bangkit. Kylian Mbappe yang masuk sebagai pengganti berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-70 melalui eksekusi tendangan bebas indah yang menghujam pojok kiri atas gawang.
Madrid kemudian membalikkan keadaan tujuh menit berselang lewat sundulan Aurélien Tchouaméni setelah memanfaatkan sepak pojok dari Arda Güler.
Namun, Barcelona tidak menyerah. Pada menit ke-84, Ferran Torres memanfaatkan miskomunikasi antara Courtois dan Antonio Rüdiger untuk mencetak gol penyama kedudukan 2-2, setelah menerima umpan lambung brilian dari Yamal.
Drama terjadi di masa injury time. Barcelona sempat mengklaim penalti setelah insiden yang melibatkan Raphinha, namun setelah pemeriksaan VAR, wasit justru memberikan kartu kuning kepada Raphinha karena simulasi.
Skor imbang 2-2 memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak tambahan.
Di babak tambahan, tepatnya pada menit ke-116, Jules Kounde menjadi pahlawan Barcelona.
Ia memanfaatkan kesalahan umpan dari Luka Modric dan melepaskan tembakan keras ke arah tiang kanan gawang Madrid.
Courtois tak mampu menjangkau bola, dan Barcelona unggul 3-2.
Gol Koundé langsung disambut dengan euforia luar biasa dari para pemain dan staf Barcelona yang berlarian ke pojok kanan lapangan untuk merayakan.
Real Madrid yang hanya memiliki sisa waktu kurang dari tiga menit gagal mencetak gol tambahan.
Dengan hasil ini, Barcelona resmi menjadi juara Copa del Rey 2025, menambah koleksi trofi dan mengukir kemenangan penuh drama atas rival abadinya.(*)
Editor : Heri Sugiarto