Bournemouth sempat unggul lebih dulu melalui gol Antoine Semenyo di babak pertama, namun Rasmus Højlund berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-96 dan menghindarkan Setan Merah dari kekalahan.
Pada laga ini, Bournemouth tampil percaya diri sejak awal dan membuka skor pada menit ke-23.
Memanfaatkan kesalahan pemain United, Adam Smith merebut bola dari Dorgu dan mengirim umpan silang ke Evanilson.
Striker asal Brasil itu kemudian melakukan flick cerdik untuk mengarahkan bola ke Semenyo, yang tanpa ragu melepaskan tembakan keras ke tiang dekat.
Kiper United, Andre Onana, tak mampu menghalau sepakan tersebut.
Keunggulan Bournemouth bertahan hingga turun minum. Anak asuh Andoni Iraola bahkan berpeluang menggandakan keunggulan, namun Manchester United mulai bangkit dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya menjelang akhir babak pertama.
Salah satu momen penting terjadi saat Alejandro Garnacho nyaris mencetak gol, tetapi kiper Bournemouth, Neto, melakukan penyelamatan gemilang.
Memasuki babak kedua, pertandingan semakin ketat. Bournemouth sempat mendapatkan keuntungan ketika Manchester United harus bermain dengan sepuluh orang usai Evanilson diganjar kartu merah, keputusan yang memicu sorakan dari penonton di Vitality Stadium.
Namun, Manchester United menunjukkan mentalitas juara. Di menit-menit akhir, Garnacho kembali menjadi ancaman di sisi sayap dan memberikan tekanan kepada lini belakang Bournemouth.
Pada menit ke-96, peluang itu berbuah gol ketika Højlund memanfaatkan kemelut di depan gawang untuk menceploskan bola.
Gol ini sekaligus menjadi momen penting bagi striker asal Denmark tersebut yang sedang berusaha menemukan kembali ketajamannya.
Skor 1-1 bertahan hingga wasit Peter Bankes meniup peluit akhir.
Beberapa penonton terdengar melayangkan sorakan, yang diyakini lebih ditujukan kepada keputusan wasit ketimbang performa para pemain Bournemouth.
Hasil ini menggagalkan ambisi Bournemouth untuk mencetak sejarah dengan meraih kemenangan ganda atas Manchester United dalam satu musim Premier League untuk pertama kalinya.
Sebaliknya, Manchester United harus mengevaluasi performa yang kembali kurang klinis di depan gawang, meskipun berhasil membawa pulang satu poin penting.(*)
Editor : Heri Sugiarto