Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Pep Guardiola Ancam Mundur, Ini Alasan Tegasnya ke Manajemen Manchester City

Heri Sugiarto • Kamis, 22 Mei 2025 | 00:05 WIB

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola. (Foto: mancity.com)
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola. (Foto: mancity.com)
PADEK.JAWAPOS.COM-Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, mengancam akan mundur dari jabatannya jika daftar pemain tim terlalu besar pada musim 2025/2026.

Hal itu disampaikan Guardiola pada Rabu (21/5), menyusul kekhawatirannya terhadap jumlah pemain siap fisik yang harus tersingkir dari skuad inti.

Manchester City belum meraih gelar besar pada musim 2024/2025 dan kini bersiap menjalani masa pramusim dengan rencana membangun ulang skuad yang dinilai mulai menua.

Salah satu pemain senior yang akan meninggalkan tim adalah gelandang asal Belgia, Kevin De Bruyne, yang disebut memainkan laga kandang terakhirnya di Etihad Stadium dalam kemenangan 3-1 atas Bournemouth pada Rabu dinihari WIB (21/5).

Guardiola, yang dikenal lebih memilih mengelola skuad berjumlah kecil, mengaku sudah menyampaikan sikapnya kepada manajemen klub untuk tidak memperbesar daftar pemain di musim depan.

“Saya telah mengatakan kepada manajemen bahwa saya tidak menginginkan hal itu (daftar pemain yang besar),” ujar Guardiola seperti dikutip dari BEIN Sports.

“Saya tidak ingin meninggalkan lima atau enam pemain di lemari es, saya tidak mau itu. Saya akan pergi. Buat daftar pemain lebih kecil, dan saya akan bertahan,” lanjut pelatih asal Spanyol tersebut.

Guardiola juga menyoroti kondisi tim sepanjang musim ini yang kerap dilanda cedera, khususnya di lini pertahanan. Ia mengungkapkan bahwa dalam periode tiga hingga empat bulan, ia kesulitan memilih sebelas pemain inti karena minimnya stok pemain fit.

“Sekarang, kami memang terpaksa menambahkan pemain secara mendadak. Mungkin selama tiga atau empat bulan, kami bahkan tidak bisa memilih sebelas pemain utama. Kami tidak punya bek, dan itu sangat sulit. Kemudian beberapa pemain kembali. Tapi musim depan tidak bisa seperti ini lagi,” tegas mantan pelatih Barcelona dan Bayern München tersebut.

Guardiola juga menyatakan tidak sanggup melatih skuad yang terlalu besar, dengan alasan teknis dan psikologis.

“Sebagai pelatih, saya tidak bisa melatih 24 pemain. Setiap kali saya memilih skuad, saya harus meninggalkan empat, lima, atau enam pemain di Manchester, di rumah, karena mereka tidak bermain. Itu tidak akan terjadi. Saya telah mengatakan kepada klub bahwa saya tidak ingin hal itu terjadi,” kata Guardiola.

Kendati musim ini dihantui cedera, termasuk absennya gelandang Spanyol Rodri sejak September yang baru kembali bermain sebagai pemain pengganti, Guardiola menegaskan pentingnya peran pemain akademi.

Baca Juga: Kementerian UMKM Berkomitmen Pererat Kemitraan Pengemudi dan Aplikator Ojek Online

“Jika ada yang mengalami cedera, kami akan memiliki beberapa pemain dari akademi dan kami akan mengandalkan mereka,” ujarnya.

Lebih jauh, Guardiola juga menyinggung soal pentingnya menjaga semangat tim dan ikatan antarpemain yang menurutnya sempat memudar musim ini.

“(Kami tidak bisa) mempertahankan semangat klub dan tim seperti ini. Kami perlu membangun kembali hubungan antara para pemain, sesuatu yang sedikit kami kehilangan musim ini,” tambahnya.

Dengan kemenangan atas Bournemouth, Manchester City kini semakin dekat untuk mengamankan tiket Liga Champions musim depan.

Satu poin saat menghadapi Fulham pada Minggu (25/5) mendatang diperkirakan cukup untuk memastikan posisi di kompetisi elite Eropa tersebut.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#skuad Manchester City #pemain man city 2025 2026 #kevin de bruyne #manajemen city #manchester city #Rodri #Pep Guardiola Siap Mundur #pep guardiola