PSG langsung tampil menekan sejak menit awal pertandingan. Gol pembuka tercipta pada menit ke-12 melalui aksi Achraf Hakimi.
Berawal dari pergerakan Vitinha yang menyodorkan bola kepada Desire Doue di dalam kotak penalti. Doue kemudian mengirim umpan tarik kepada Hakimi yang dengan mudah menceploskan bola dari jarak enam yard. Skor berubah menjadi 1-0 untuk PSG.
Inter Milan terlihat kesulitan keluar dari tekanan. Kiper Yann Sommer nyaris kehilangan bola di dua momen beruntun karena pressing intens dari pemain PSG.
Pada menit ke-18, Kvaratskhelia menerima bola di sisi kiri dan mencoba peruntungan, namun tembakannya masih jauh melambung di atas mistar.
PSG menggandakan keunggulan pada menit ke-20. Ousmane Dembele melakukan penetrasi dari sisi kiri dan mengirim umpan silang ke arah Doue.
Gelandang muda asal Prancis itu melakukan sedikit kontrol sebelum melepaskan tembakan keras kaki kanan yang membentur kaki Federico Dimarco dan membuat Sommer tak berkutik. Skor menjadi 2-0 untuk PSG.
Inter Milan sempat mendapat peluang lewat bola mati. Pada menit ke-23, Hakan Calhanoglu mengirim sepak pojok yang ditanduk Francesco Acerbi, tapi bola masih melambung tinggi di atas gawang.
Peluang Inter kembali datang di menit ke-38. Calhanoglu melepaskan umpan rendah ke kotak penalti, namun berhasil dipotong oleh Pacho.
Calhanoglu kembali mengeksekusi sepak pojok yang disambut sundulan Marcus Thuram, namun bola masih melebar dari tiang gawang. .
Pada masa injury time babak pertama, PSG kembali menekan. Kvaratskhelia nyaris mencetak gol melalui sundulan setelah menerima umpan sepak pojok dari Dembele, namun bola hanya mengenai jaring atas gawang.
Wasit kemudian meniup peluit tanda akhir babak pertama. PSG memimpin 2-0 atas Inter Milan dalam laga puncak kompetisi antarklub Eropa paling bergengsi ini.
Baca Juga: Prediksi Jerman vs Portugal di Semifinal UEFA Nations League: Jadwal, Line-up dan Analisis Tim
Laga ini menutup musim kompetisi 2024/2025. PSG yang tampil dengan skuat muda di bawah asuhan Luis Enrique, sebelumnya sukses menyingkirkan Liverpool dan Arsenal di fase gugur.
Sementara Inter Milan, yang dilatih Simone Inzaghi yang bermaterikan pemain berpengalaman, berhasil melewati hadangan Barcelona dan Bayern Munich.
Final Liga Champions 2024/2025 ini berlangsung di tengah atmosfer meriah Allianz Arena.Munich, dengan dukungan fanatik dari kedua kubu pendukung.
Babak kedua akan menentukan siapa yang akan keluar sebagai juara Eropa musim ini.(*)
Editor : Heri Sugiarto