Leverkusen menjadi klub Bundesliga pertama yang menggelar tur pramusim di Amerika Selatan pada musim panas ini.
Dalam laga perdananya menggantikan Xabi Alonso, Ten Hag menurunkan susunan pemain inti yang cukup kuat.
Penyerang timnas Nigeria, Victor Boniface, dipercaya sebagai ujung tombak. Sementara itu, kiper anyar Mark Flekken yang didatangkan dari Brentford dan pemain muda Axel Tape yang baru bergabung dari Paris Saint-Germain (PSG) juga tampil sejak menit awal.
Namun, pertandingan berlangsung di luar harapan. Baru dua menit berjalan, Lorran membawa Flamengo U20 unggul melalui serangan balik cepat.
Gol kedua tercipta hanya delapan menit berselang setelah Arthur melakukan kesalahan fatal saat mencoba menghalau bola, yang justru masuk ke gawang sendiri.
Ten Hag kemudian menarik keluar Flekken dan Boniface pada menit ke-36, menggantikan dengan Niklas Lomb dan Alejo Sarco.
Sayangnya, gawang Leverkusen kembali kebobolan menjelang akhir babak pertama.
Matheus Goncalves mencetak gol ketiga lewat sundulan, disusul gol keempat dari Pedro Leao setelah bola hasil tembakan jarak jauh memantul tiang.
Memasuki babak kedua, Gusttavo menambah penderitaan Leverkusen dengan gol kelima lewat aksi individu dari sisi sayap.
Ten Hag merespons dengan mengganti hampir seluruh pemain, termasuk memasukkan nama-nama seperti Granit Xhaka, Edmund Tapsoba, Alex Grimaldo, Patrick Schick, dan Nathan Tella.
Satu-satunya gol balasan Leverkusen tercipta lewat Montrell Culbreath, pemain timnas Jerman U18, yang menyambar bola muntah di depan gawang.
Hasil ini menjadi pukulan awal bagi Erik ten Hag, yang baru saja memulai tugasnya bersama Leverkusen setelah meninggalkan Manchester United.(*)
Editor : Heri Sugiarto