Gol debutan Monza, Paulo Azzi, di menit akhir waktu normal memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak tos-tosan.
Monza Unggul Lebih Dulu
Tuan rumah Monza berhasil membuka keunggulan pada menit ke-32. Berawal dari kombinasi apik di sisi kiri antara Samuele Birindelli dan Gianluca Caprari, berhasil mengirimkan umpan ke tengah kotak penalti.
Patrick Ciurria, yang lolos dari kawalan Federico Dimarco, sukses menyambut bola dan menaklukkan kiper Josep Martinez untuk mengubah skor menjadi 1-0.
Menjelang turun minum, Inter berhasil menyamakan kedudukan. Gol penyeimbang bagi skuad asuhan Cristian Chivu lahir dari gol bunuh diri pemain Monza, Samuele Birindelli.
Gol Tumit Dibalas Debut Manis Azzi
Memasuki babak kedua, Inter meningkatkan intensitas serangan dan berhasil membalikkan keadaan pada menit ke-52.
Tembakan Matteo Darmian dari luar kotak penalti berhasil dibelokkan secara jenius oleh Pio Esposito dengan tumitnya.
Berdiri membelakangi gawang, sontekan tak terduga Esposito mengecoh kiper dan membawa Inter unggul 2-1.
Kemenangan Inter yang sudah di depan mata harus buyar satu menit sebelum waktu normal berakhir.
Pemain anyar Monza yang baru masuk ke lapangan, Paulo Azzi, mencatatkan debut impian pada menit ke-89.
Lolos dari jebakan pertahanan Inter setelah menerima umpan panjang, Azzi dengan tenang menaklukkan Martinez dan memaksa skor menjadi imbang 2-2.
Adu Penalti Sempurna untuk Inter
Skor imbang 2-2 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan, sehingga pemenang harus ditentukan melalui adu penalti.
Pada babak ini, para eksekutor Inter tampil sempurna dengan menyarangkan lima gol dari lima kesempatan.
Sebaliknya, satu penendang Monza, Sardo, gagal menjalankan tugasnya, yang menjadi penentu kemenangan bagi Nerazzurri.
Selanjutnya, Inter dijadwalkan akan melakoni laga pramusim terakhir melawan klub Yunani, Olympiacos, pada 16 Agustus mendatang.(*)
Editor : Heri Sugiarto