Pertandingan ini menjadi ajang pembuktian bagi kedua tim setelah sama-sama menelan kekalahan pada pekan pertama. Semen Padang sebelumnya kalah 0-2 dari Persib Bandung, sedangkan Dewa United takluk 1-3 dari Malut United.
Motivasi Tinggi Tuan Rumah
Bermain di kandang, Semen Padang bertekad memutus tren negatif, termasuk catatan buruk musim lalu saat kalah telak 0-6 di Tangerang dan 1-8 di Padang dari Dewa United.
Sebelum laga, Pelatih Eduardo Almeida telah menegaskan bahwa anak asuhnya harus tampil lebih baik untuk memperbaiki nasib musim ini.
Statistik sebelum laga menunjukkan Semen Padang hanya mencetak enam gol dalam lima pertandingan terakhir. Sebaliknya, Dewa United lebih produktif dengan sembilan gol dari lima laga, termasuk satu gol di pekan pertama melawan Malut United.
Gol Babak Pertama Dianulir VAR
Babak pertama berjalan ketat. Semen Padang tampil disiplin dengan strategi bertahan rapat, membuat Dewa United kesulitan menciptakan peluang bersih. Serangan balik cepat menjadi senjata penggawa Kabau Sirah.
Pada menit ke-40, publik tuan rumah sempat bergemuruh setelah sundulan Bruno Gomes memanfaatkan umpan silang dari sisi kanan menembus gawang Dewa United. Namun, gol dianulir wasit usai VAR menyatakan Gomes dalam posisi offside.
Penguasaan bola di babak pertama berimbang, 51 persen untuk Semen Padang dan 49 persen untuk Dewa United.
Tuan rumah mencatat dua tembakan tepat sasaran, sementara Dewa United hanya memiliki satu tembakan yang tidak mengarah ke gawang.
Gol Kemenangan di Menit Akhir
Memasuki babak kedua, Dewa United mencoba terus menekan, tetapi pertahanan Semen Padang yang diperkuat lima hingga enam pemain di lini belakang sulit ditembus.
Semen Padang akhirnya memecah kebuntuan di masa injury time. Tendangan bebas Filipe Chaby meluncur mulus ke sudut atas gawang Dewa United yang dijaga Sonny Stevens dan mengubah skor menjadi 1-0.
Menjelang peluit akhir, Bruno Gomes memperbesar keunggulan menjadi 2-0. Menerima umpan dari lapangan tengah, Gomes lolos dari kawalan bek lawan dan menuntaskan peluang dengan tembakan mendatar yang tak mampu dihalau kiper Dewa United.
Kemenangan ini mengangkat moral Semen Padang sekaligus memberikan tiga poin pertama di musim 2025/2026. Hasil tersebut membawa Semen Padang naik ke peringkat 8 klasemen sementara BRI Super League 2025/2026.
Sebaliknya, kekalahan kedua beruntun membuat Dewa United turun ke posisi ke-17 klasemen.(*)
Editor : Heri Sugiarto