Norwegia tampil dominan meski sempat tertinggal lebih dulu. Italia membuka skor melalui Francesco Bayo Esposito pada menit ke-11. Namun, tim tamu membalas dengan cepat melalui Antonio Nusa di menit ke-63.
Bintang Norwegia, Erling Haaland, menjadi penentu kemenangan dengan mencetak dua gol beruntun pada menit ke-78 dan 79 ke gawang yang dijaga Gianluigi Donnarumma.
Dengan tambahan dua gol ini, Haaland mencatat total 16 gol sepanjang babak kualifikasi Eropa.
Haaland mengaku bangga dengan pencapaiannya: “Ini tentang menciptakan situasi di mana saya bisa mencetak gol, dan hari ini saya berhasil melakukannya dua kali. Ini benar-benar gila. Saya bangga dan ini luar biasa. Fakta bahwa kami bisa datang ke sini dan menang 4-1... menunjukkan bahwa kami cukup tidak terduga. Ini bagus untuk diketahui semua orang.”
Gol terakhir Norwegia ditutup Jørgen Strand Larsen pada injury time menit ke-90+3, memastikan kemenangan telak 4-1.
Kemenangan ini sekaligus menandai perjalanan sempurna Norwegia di babak kualifikasi, tanpa sekali pun kalah maupun seri.
Hasil ini menempatkan Norwegia di puncak klasemen Grup I dengan 24 poin, sementara Italia berada di posisi kedua 18 poin dan harus melanjutkan perjuangan melalui babak playoff.
Dengan hasil ini, Norwegia akan tampil di Piala Dunia untuk keempat kalinya sepanjang sejarah. Tim asuhan pelatih Ståle Solbakken menunjukkan konsistensi dan efektivitas tinggi, terutama melalui serangan balik cepat yang memanfaatkan kecepatan Haaland dan Nusa.
Italia, yang sebelumnya menargetkan tiket langsung, kini harus mempersiapkan diri menghadapi babak playoff Eropa untuk mendapatkan kesempatan terakhir ke Piala Dunia 2026.
Peluang masih terbuka, namun tekanan menghadapi tim kuat di playoff dipastikan lebih berat dibandingkan jalur grup.
Kemenangan Norwegia menjadi sorotan di Eropa, terutama karena tim ini mempertahankan catatan tak terkalahkan sepanjang kualifikasi.
Statistik menunjukkan mereka mencetak total 25 gol dan hanya kebobolan 6 gol sepanjang babak ini, memperlihatkan keseimbangan antara lini serang dan pertahanan.
Pelatih Norwegia Solbakken mengaku bangga dengan performa timnya: “Saat saya melihat hasil undian, saya hampir yakin Italia yang akan lolos. Tapi kami justru berada di posisi pertama dan kami sangat bangga. Saya meminta banyak dari para pemain selama kampanye ini dan mereka memberikan segalanya. Mereka melakukan pekerjaan yang luar biasa.”
Tentang Haaland, Solbakken menambahkan: “[Erling] Haaland adalah mesin gol. Saya senang penggemar Italia juga memberinya tepuk tangan. Ini adalah penonton yang telah melihat banyak pemain hebat bermain di sini selama bertahun-tahun, dan saya senang mereka menghargai penampilan Haaland.”(*)
Editor : Heri Sugiarto