Informasi tersebut dilaporkan The People Persons di Yahoo Sports, Jumat (6/2/2026), diklaim berdasarkan sumber internal klub.
Sebelumnya, INEOS mengejutkan Premier League dengan keputusan memberhentikan Ruben Amorim pada Januari lalu setelah 14 bulan dipenuhi masalah di dalam dan luar lapangan.
Pelatih tim Under-18 Darren Fletcher mengambil alih sementara, sebelum Michael Carrick ditunjuk sebagai caretaker permanen hingga akhir musim.
Carrick, mantan pemain tim nasional Inggris, memulai periode keduanya sebagai pelatih interim MU dengan gemilang, meraih tiga kemenangan beruntun atas Manchester City, Arsenal, dan Fulham.
Transformasi tim tidak hanya terlihat dari hasil pertandingan, tetapi juga dari perubahan sistem dan rotasi pemain yang diterapkan Carrick, berbeda dengan periode Amorim.
Manchester United berencana menunjuk pengganti jangka panjang Amorim pada akhir musim, dengan daftar kandidat yang kemungkinan akan bertambah pada musim panas.
Meskipun ada dorongan agar Carrick diberikan posisi permanen, INEOS tetap menargetkan pelatih papan atas lainnya, termasuk Thomas Tuchel dan Roberto De Zerbi.
Sumber mengungkapkan bahwa Enrique muncul sebagai kandidat utama setelah pertemuan perwakilan klub dengan agennya, Ivan de la Pena, di Paris pekan lalu.
Enrique, yang memimpin Paris Saint-Germain (PSG) meraih treble musim lalu, masih memiliki kontrak hingga tahun depan, dan pembicaraan perpanjangan kontrak masih berlangsung.
Kesempatan ini membuat Manchester United mempercepat ketertarikannya, dengan tujuan meyakinkan Enrique menolak tawaran kontrak baru PSG.
Namun, Enrique tetap terikat kontrak dengan juara Eropa saat ini, yang akan berusaha mempertahankannya di Prancis.(*)
Editor : Heri Sugiarto