PADEK.JAWAPOS.COM-PADA akhir-akhir ini kita dikagetkan dengan berita seorang istri anggota Polri menghabisi nyawa suaminya dengan cara membakar. Setelah diselidiki maka ditemukan fakta bahwa sang suami yang terbunuh itu karena ketagihan dengan judi online sehingga, muncul frustasi pada istri akhirnya melakukan kriminal pembunuhan.
Selanjutnya, data-data mengejutkan lebih dari 600 triliun rupiah pada kuartal 2024 perputaran uang karena judi online ini dan itu adalah jumlah uang yang sangat besar. Pemain judi 80 persen merupakan kelas menengah ke bawah dan mereka ingin kaya secara instan, miris lagi bahwa judi online telah merambah ke anak-anak serta ke masyarakat pedesaan yang pendapatannya tergolong rendah.
Apa Itu Judi Online?
Judi online dapat diartikan sebagai bentuk perjudian yang dilakukan melalui internet. Ini melibatkan taruhan pada berbagai permainan, seperti poker, taruhan olahraga, kasino dan banyak lagi yang semuanya bisa diakses hanya dengan beberapa klik di perangkat elektronik seperti smartphone, PC, laptop dan sebagainya.
Situs-situs judi online menawarkan beragam permainan dan sering kali memberikan bonus dan insentif untuk menarik dan menjadi ketagihan para penjudi. Menurut beberapa sumber penyebab seseorang ketagihan terhadap judi online dapat diringkaskan sebagai berikut antara lain: kemudahan akses, sensasi, promosi dan bonus, pelarian dari masalah, masalah psikologis, keterasingan sosial dan sebagainya.
Dampak sangat buruk dari judi online apalagi pada level ketagihan seperti penulis kumpulkan dari beberapa sumber yang dapat disimpulkan antara lain: perceraian rumah tangga, putus sekolah, terjerumus narkoba, kerusakan fisik, kerusakan psikologis, masalah keuangan, masalah sosial dan penurunan prestasi akademik.
Kemudian, dampak buruk dari judi online kepada fisik antara lain, masalah tidur, tekanan darah tinggi, masalah pencernaan, sakit kepala dan migrain, masalah kulit dan penurunan sistem kekebalan tubuh. Jadi kita harus mengatasi ketagihan dari judi online ini. Jika tidak akan berdampak sangat negatif dan masif kepada individu, keluarga, masyarakat maupun negara.
Solusi
Dari pemaparan di atas seperti penyebab dan akibat dari judi online sangatlah buruk maka kita bisa memberikan solusi. Langkah pertama dalam memerangi judi online adalah meningkatkan kesadaran dan edukasi masyarakat. Banyak orang yang tidak menyadari betapa bahayanya judi online seperti perceraian, putus sekolah, tindakan kriminal, narkoba dan hal-hal buruk lainnya yang dapat
menghancurkan kehidupan. Kampanye edukasi yang komprehensif perlu digalakkan melalui berbagai media, baik itu media sosial, televisi, radio, maupun seminar-seminar di sekolah dan tempat kerja. Edukasi yang tepat dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang risiko dan akibat buruk judi online.
Pemerintah memiliki peran krusial dalam mengatasi masalah judi online. Regulasi yang ketat dan penegakan hukum yang tegas dapat menjadi solusi efektif untuk membatasi akses ke situs-situs judi ilegal. Penerapan sanksi yang berat bagi pelaku dan penyedia layanan judi online akan memberikan efek jera.
Selain itu, kerja sama internasional juga diperlukan untuk mengatasi masalah ini, mengingat banyak situs judi online yang beroperasi secara global. Keluarga dan tokoh masyarakat juga memegang peranan penting dalam upaya pencegahan dan penanganan masalah judi online seperti pemuka agama, guru, pemimpin informal dan sebagainya.
Dukungan emosional dan moral dari keluarga dapat menjadi benteng yang kuat bagi individu yang berjuang melawan kecanduan. Tokoh masyarakat yang peduli dan aktif dalam memberikan edukasi serta mendukung individu yang mengalami masalah juga dapat berkontribusi dalam mengurangi dampak buruk judi online.
Untuk mencegah kecanduan judi online dianjurkan para pejudi mengalihkannya dengan melakukan kegiatan yang sehat seperti berolahraga, kesenian, bertani, travelling, ikut dengan komunitas yang sehat dan sebagainya, karena dengan kegiatan yang sehat akan menggantikan kegiatan yang buruk yaitu judi online menjadi kegiatan yang positif.
Untuk mengurangi godaan berjudi, batasi akses ke situs-situs judi online. Para pejudi dapat menggunakan perangkat lunak pemblokir situs web atau meminta bantuan keluarga atau teman untuk mengatur kontrol akses di alat elektronik pejudi melalui electronic monitoring. Sehingga dengan menghapus dan membatasi akses ini dapat menghambat kecanduan judi online yang berdampak buruk itu.
Kelompok pendukung seperti Gamblers Anonymous (GA) bisa sangat bermanfaat. Dalam kelompok ini, Anda bisa berbagi pengalaman dan mendengar cerita dari orang lain yang mengalami masalah yang sama yang telah berhasil keluar dari ketagihan judi online. Mendapatkan dukungan dari orang-orang yang memahami situasi pejudi dapat memberikan motivasi dan strategi untuk mengatasi kecanduan.
Kecanduan judi sering kali terkait dengan stres dan kecemasan. Mempelajari teknik relaksasi seperti sholat, meditasi, yoga, atau pernapasan dalam dapat membantu mengelola stress dengan lebih baik. Mengelola stres dengan cara yang sehat dapat mengurangi dorongan untuk berjudi sebagai pelarian dari masalah kehidupan.
Menghindari tempat dan situasi yang memicu keinginan untuk berjudi adalah langkah penting. Ini bisa berarti menghindari orang-orang yang masih berjudi atau tempat-tempat di mana judi sering terjadi. Mengubah lingkungan sekitar pejudi dapat membantu mengurangi godaan untuk berjudi.
Bagi mereka yang sudah terlanjur terjerat dalam kecanduan judi online, dukungan dan rehabilitasi adalah langkah penting untuk pemulihan. Pusat-pusat rehabilitasi dan konseling perlu disediakan untuk membantu individu yang mengalami masalah kecanduan judi. Program-program dukungan seperti kelompok pemulihan dan terapi individu dapat memberikan bantuan yang dibutuhkan untuk mengatasi kecanduan.
Secara rutin mengevaluasi perkembangan pejudi dalam proses pemulihan sangat penting. Evaluasi diri secara berkala dapat membantu pejudi melihat sejauh mana kemajuan yang telah dicapai dan akan menambah semangat untuk keluar dari ketagihan judi online ini. (Yulihasri, Dosen Universitas Andalas)
Editor : Novitri Selvia