Komunitas ini hadir tidak hanya sebagai wadah bagi pengguna Stylo 160, tetapi juga untuk mempromosikan keselamatan berkendara atau safety riding.
Ketua Hasci Padang, Decterizal Sentosa atau Ade, mengungkapkan bahwa komunitas ini berawal dari pertemuan pengguna Stylo 160 di Instagram.
Kini, Hasci Padang telah memiliki 15 anggota yang tersebar di berbagai wilayah Sumatera Barat, termasuk Kota Padang, Solok, Bukittinggi, Sijunjung, dan Padangpariaman.
Komunitas ini rutin mengadakan kopi darat (kopdar) dua kali dalam sebulan untuk berbagi informasi seputar perawatan motor dan merencanakan berbagai kegiatan, termasuk touring dan bakti sosial.
Untuk mendukung operasional, setiap anggota berkontribusi melalui iuran bulanan sebesar Rp20.000, yang digunakan untuk bantuan sosial dan keperluan komunitas.
Dalam upaya meningkatkan kesadaran akan keselamatan berkendara, Hasci Padang mewajibkan anggotanya menggunakan perlengkapan lengkap saat berkendara serta aktif mengampanyekan safety riding.
Tahun 2025 ini, komunitas telah merencanakan touring ke Kelok 9 setelah bulan Ramadan, sebagai salah satu agenda utama mereka.
"Kami berharap Hasci Padang dapat bersinergi dengan komunitas motor lainnya serta menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di Sumatera Barat," ujar Ade.
Kehadiran Hasci Padang semakin memperkaya komunitas motor di Sumatera Barat, dengan fokus tidak hanya pada hobi dan kebersamaan, tetapi juga kontribusi sosial dan edukasi keselamatan berkendara.(*)
Editor : Hendra Efison