Penyerahan piagam penghargaan dan hadiah ini dilakukan dalam Rapat Staf Bulanan Pemerintah Kota Padang di Aula Bagindo Aziz Chan, Balaikota Aiepacah, baru-baru ini.
Ketiga RT yang berhasil meraih penghargaan tersebut adalah Juara I RT 3 RW 1, Kelurahan Tanah Sirah Piai Nan XX, Kecamatan Lubukbegalung, Juara II RT 1 RW 6, Kelurahan Pisang, Kecamatan Pauh dan Juara III RT 6 RW 1, Kelurahan Surau Gadang, Kecamatan Nanggalo.
Selain penghargaan kepada RT terbaik, Hendri Septa juga memberikan penghargaan kepada bank sampah terbaik, yaitu Bank Sampah Unit Caniago Saiyo Kecamatan Pauh, Bank Sampah Unit Lidah Mertua Kecamatan Kototangah dan Bank Sampah Unit Pasie Nan Tigo Kecamatan Kototangah.
RT dan Bank Sampah terbaik diberikan reward berupa uang tunai masing-masing untuk juara 1 sebesar Rp 1.250.000, juara 2 Rp 750 ribu dan juara 3 Rp 500 ribu.
Wali Kota Padang Hendri Septa mengatakan, pemberian penghargaan ini diharapkan dapat memberi dorongan semangat kepada warga Kota Padang untuk terlibat aktif dalam kegiatan Padang Bagoro setiap bulannya.
”Kita berharap Padang Bagoro juga dapat menjadi sarana edukasi bagi warga Kota Padang dalam hal pengelolaan sampah dan mewujudkan Kota Padang yang bersih, sehat dan bebas sampah,” ujar Hendri Septa.
Pada kesempatan itu, Hendri Septa juga menyampaikan dalam rangka mempersiapkan Festival Muaro, pihaknya menekankan agar menjaga kebersihan.
”Kita akan menggaet wisatawan. Jadi kita berharap bagaimana kawasan tersebut Muaro bisa bersih dari sampah,” harap Hendri Septa.
Sementara itu, Kepala DLH Padang Fadelan FM mengatakan tidak hanya RT dan kelurahan, pada Padang Bagoro bulan Februari juga melibatkan bank sampah untuk menyukseskan kegiatan ini.
”Alhamdulillah, tim penilai yang ditugaskan mengumpulkan data dan bukti pelaksanaan Padang Bagoro telah menyelesaikan tugasnya. Tiga RT terbaik dan tiga bank sampah terbaik diberikan reward berupa uang tunai,” jelas Fadelan.
Turut hadir mendampingi Hendri Septa dalam penyerahan ini, Sekretaris Daerah Kota Padang Andree Algamar dan para Asisten. (eri)
Editor : Adetio Purtama