Ketua RT 4/RW 15, Dr. Fajri Muharja, M.Si., mengungkapkan bahwa kegiatan ini telah menjadi agenda tahunan yang berlangsung secara swadaya. Tahun ini, acara mengusung tema "Dengan Semangat Nurul Ikhlas, Kita Berjihad dalam Melahirkan Generasi Alquran."
"Alhamdulillah, kita masih bisa menjaga tradisi ini dan memperkuat hubungan antarwarga serta jemaah masjid. Kami juga melibatkan anak-anak santri dari Rumah Tahfiz Ahlul Quran," ujar Fajri.
Lurah Kubu Dalam Parak Karakah, Suhardi, mengapresiasi inisiatif warga yang tetap menjaga kebersamaan. Menurutnya, tidak banyak komplek perumahan yang mampu melaksanakan kegiatan seperti ini.
"Kegiatan ini luar biasa. Jarang ada lingkungan perumahan yang bisa menjaga kekompakan seperti ini," ujar Suhardi.
Ia juga menyampaikan dua pesan penting dari Kapolda dan Wali Kota Padang, Fadly Amran-Maigus Nazir. Pertama, mengenai pencegahan tawuran remaja, dan kedua, terkait program berobat gratis yang harus diketahui oleh masyarakat luas.
Tokoh masyarakat sekaligus mubalig jebolan Al Azhar, Dr. Ridho M. Nur, menekankan pentingnya kebersamaan dalam kehidupan perkotaan.
"Sebuah komplek akan terasa semarak jika warganya kompak dan menjaga silaturahmi. Tradisi berbuka bersama seperti ini harus terus dijaga," ujarnya.
Sementara itu, tokoh masyarakat Puri Berlindo-Sumbar Mas yang juga pemilik Padang Eye Centre, dr. Heksan, SPM, menyebutkan bahwa acara ini menjadi momentum mempererat persaudaraan.
"Buka puasa bersama ini bukan sekadar tradisi, tapi juga ajang memperkuat kekompakan warga, jemaah masjid, dan santri penghafal Alquran," ungkapnya.
Acara diikuti lebih dari 700 peserta, terdiri dari 270 jemaah Masjid Nurul Ikhlas, 250 warga Puri Berlindo-Sumbar Mas, 40 jemaah Masjid Jihad dan perangkat RW 15, serta 100 santri penghafal Alquran beserta ustaz mereka.
Buka puasa bersama ini diharapkan terus menjadi agenda tahunan untuk menjaga keharmonisan dan kebersamaan di lingkungan Puri Berlindo-Sumbar Mas.(two)
Editor : Hendra Efison