Hal ini dialami oleh seorang pelanggan Perumda Air Minum Kota Padang, Zuriani, 41. Wanita ini terkejut saat hendak menbayar tagihan air lewat mobile banking. Tagihan yang harus dibayarnya untuk pemakaian bulan Maret 2025 mencapai Rp 659.450,- padahal bulan sebelumnya hanya Rp 64.050 saja, memang masih biaya beban saja.
Zuriani mengaku baru pindah ke rumah tersebut yang terletak di Perumahan Taman Asri Kelurahan Gunungsarik Kecamatan Kuranji Padang, sejak 4 bulan yang lalu.
Sebelum pindah, air sudah terpasang dan siap digunakan. Ia mengatakan sebelum pindah air sudah mengalir. Namun ibu dua anak ini tidak mengetahui kalau ada kebocoran pipa di dalam rumah sebelumnya.
“Waktu itu, di kamar mandi keluar air deras, di kloset dan dinding belakang. Air juga keluar dari sela-sela lantai,” ujarnya kepada Padang Ekspres, Rabu (23/4).
Ia pun melaporkan kondisi tersebut kepada pihak developer yang membangun perumahan tersebut. “Saat itu langsung diperbaiki petugas dan air sudah tidak meluber lagi,” tuturnya.
Ia mengira tidak ada masalah dengan tagihan, tapi ternyata tagihan malah membengkak. Zuriani langsung melapor ke petugas PDAM di kawasan Belimbing Kuranji Padang, minta pengurangan tagihan karena lumayan besar. “Tapi petugas bilang tidak bisa dikurangi, saya disarankan untuk mencicil tagihan tersebut agar tidak terasa berat,” ujarnya.
Menanggapi kejadian tersebut Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Adhie Zein mengatakan, untuk mengantisipasi hal tersebut, pelanggan harus melakukan pengecekan instalasi dalam rumah dan itu adalah tanggung jawab pelanggan. “Pelanggan memang harus rajin memastikan bahwa tidak ada kebocoran instalasi di dalam rumah. Jika terjadi kebocoran, maka tagihan air akan membengkak, dan harus dibayar. Perihal mencicil tagihan yang besar, semua tergantung kebijakan pada area pelayanan masing-masing,” ujarnya.
Ia menyarankan, jika mendapati tagihan air yang melonjak drastis, segera lakukan pengecekan dengan cara mematikan seluruh kran air dalam rumah, dan amati meteran air, jika berputar, kemungkinan ada kebocoran. “Segera laporkan ke kantor PDAM terdekat untuk dilakukan pengecekan oleh petugas,” imbaunya.
Pihaknya senantiasa mengimbau pelanggan berhemat dengan air dan gunakan air seperlunya. (*)
Editor : Adetio Purtama