Korban diketahui berinisial RY (24), seorang ibu rumah tangga yang tinggal di rumah tersebut bersama suaminya, AP (28), yang berprofesi sebagai karyawan swasta.
Kapolsek Kuranji AKP Hendri membenarkan peristiwa itu dan menyampaikan bahwa pihaknya langsung bergerak cepat usai menerima laporan dari warga.
“Kejadian ini diketahui pertama kali oleh saksi bernama Efrita (52), tetangga korban, yang melihat anak korban menangis di halaman rumah sekitar pukul 17.30 WIB,” ujar AKP Hendri, Minggu malam.
Efrita merasa curiga karena melihat anak korban sendirian dan pintu depan rumah dalam keadaan terbuka. Ia lalu memanggil korban, namun tidak ada jawaban.
Saat memasuki rumah dan menuju bagian dapur, saksi terkejut melihat korban tergantung di pintu kamar belakang, lalu berteriak meminta pertolongan.
Warga sekitar pun berdatangan. Tidak lama kemudian, personel Polsek Kuranji dipimpin Iptu Yuzhar tiba di lokasi untuk mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Sekitar pukul 18.47 WIB, Kanit SPKT I Polresta Padang, Ipda Wadhi, juga tiba di TKP. Tim identifikasi Polresta Padang kemudian datang sekitar pukul 19.25 WIB dan langsung melakukan identifikasi terhadap jenazah.
“Jenazah korban dibawa ke RS Bhayangkara pada pukul 20.15 WIB untuk dilakukan visum luar dan visum dalam guna penyelidikan lebih lanjut,” tambah AKP Hendri.
Dari keterangan suami korban, diketahui bahwa keduanya sempat terlibat cekcok sekitar pukul 15.25 WIB, beberapa saat sebelum AP pergi bekerja.
Hingga berita ini diturunkan, jenazah korban masih berada di RS Bhayangkara dan menunggu kedatangan pihak keluarga. Polisi masih menyelidiki lebih lanjut penyebab kematian korban. (*)
Editor : Hendra Efison