Sebanyak 1.180 warga tercatat terdampak banjir dan hingga kini sebagian masih mengandalkan layanan dapur umum.
Lurah Kurao Pagang, Apri Moliza Pane, menyampaikan bahwa warga terdampak tersebar di enam RW.
Dua dapur umum didirikan untuk memenuhi kebutuhan pangan harian masyarakat, masing-masing berada di Kantor Lurah dan di area sekitar SMPN 29.
“Dapur umum melayani warga setiap hari. Kami bersama berbagai unsur saling membantu menyiapkan makanan,” ujar Pane, Senin (1/12/2025).
Armada Damkar Diterjunkan Bantu Warga
Selain pemenuhan kebutuhan pangan, proses pembersihan rumah warga terus berlangsung.
Material lumpur yang menumpuk ditangani bersama oleh warga dan petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran serta sejumlah dinas terkait lainnya.
Damkar Kota Padang juga mengerahkan armada untuk penyiraman material sisa banjir di delapan titik pada Minggu (30/11/2025), di antaranya Jalan Syariah UIN, Jalan Pinang Sori Air Tawar Timur, Jalan Kampuang Koto, Jalan Lubuk Bayu Kurao Pagang, Jalan Guo Gunung Sarik, Jalan Al Hidayah, Jalan Kandis II Siteba, serta beberapa ruas Jalan Pinang Sori.
Selain itu, distribusi air bersih dilakukan di sepuluh lokasi seperti SDN 02 Cupak Tangah, Jalan Beringin Ujung, Jalan Ahmad Yani, Rumah Dinas Sekda, Perum Archipelo III, Perum Kehutanan, Masjid Jamik Ulak Karang Selatan, Musala Ukhuwah Transito, dan Perum Griya Kubu Tama.
“Kami memaksimalkan seluruh sumber daya untuk membantu masyarakat agar pemulihan dapat berlangsung lebih cepat,” kata Kepala Damkar Kota Padang, Budi Payan.(*)
Editor : Hendra Efison