Langkah ini dilakukan sebagai komitmen Pemerintah Kota (Pemko) Padang dalam menjaga ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat selama bulan suci Ramadan.
Operasi lapangan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang-undangan (P3D) Satpol PP Kota Padang, Rio Ebu Pratama.
Petugas menyisir sejumlah titik vital yang kerap menjadi lokasi kerumunan hingga larut malam.
Adapun lokasi yang menjadi fokus pengawasan meliputi kawasan Jembatan Siti Nurbaya, sepanjang Jalan Batang Arau, Jalan Khairil Anwar di kawasan Belakang Tangsi, hingga Jalan Nias V di Ranah Tanah Rumbio.
Kawasan-kawasan tersebut dinilai rawan aktivitas yang berpotensi mengganggu ketenteraman masyarakat pada waktu dini hari.
Rio Ebu Pratama menjelaskan bahwa patroli ini menitikberatkan pada penertiban muda-mudi yang masih berkumpul hingga larut malam selama Ramadan.
Selain itu, petugas juga melakukan pengawasan terhadap operasional kafe yang melampaui batas waktu yang telah ditentukan sesuai ketentuan yang berlaku.
Dalam kegiatan yang berlangsung hingga dini hari tersebut, personel Satpol PP turut melakukan pemeriksaan identitas di sejumlah rumah kos guna memastikan tertib administrasi kependudukan.
Langkah ini diambil untuk mencegah potensi pelanggaran aturan serta memastikan setiap penghuni memiliki dokumen yang sah.
"Patroli ini juga merupakan langkah pencegahan guna mengantisipasi aksi tawuran dan balap liar yang kerap meresahkan warga saat dini hari," ujar Rio dalam keterangannya, Senin sore.
Dalam operasi tersebut, Satpol PP Kota Padang mengamankan tiga orang wanita dari lokasi pengawasan.
Baca Juga: Masjid Raya Ganting Disorot: Oase Religi di Padang, Jamaah Usul Penataan dan Fasilitas Ditingkatkan
Ketiganya langsung dibawa ke Markas Komando (Mako) Satpol PP Kota Padang untuk menjalani proses pendataan dan pembinaan lebih lanjut sesuai regulasi yang berlaku.
Melalui tindakan tegas namun tetap persuasif, Satpol PP berharap dapat meminimalisir gangguan keamanan dan ketertiban di ruang-ruang publik.
Upaya ini juga menjadi bagian dari strategi preventif agar potensi gangguan sosial yang biasanya meningkat pada waktu malam selama Ramadan dapat ditekan.
Rio menegaskan bahwa pengawasan akan terus dilakukan secara berkala di berbagai titik rawan di Kota Padang.
"Pengawasan ini dipastikan akan terus berlanjut secara berkala demi memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan aman dan nyaman tanpa gangguan dari aktivitas negatif di fasilitas umum," pungkasnya.
Dengan patroli rutin tersebut, Pemko Padang menargetkan terciptanya suasana kota yang kondusif, sehingga warga dapat menjalankan ibadah dan aktivitas selama Ramadan dengan rasa aman.(*)
Editor : Hendra Efison