Berdasarkan pantauan di lokasi, jamaah tampak memadati area surau sejak pagi hari. Mereka mengikuti rangkaian ibadah dengan penuh kekhusyukan sebagai bentuk perayaan hari kemenangan setelah menunaikan ibadah puasa.
Salah seorang tokoh Naqsabandiyah di Surau Baru, Zahar, menyampaikan bahwa pelaksanaan Salat Id dimulai pada pukul 07.30 WIB dan berakhir sekitar pukul 09.30 WIB.
“Alhamdulillah, pelaksanaan Salat Id berjalan lancar. Jamaah mengikuti dengan khidmat dari awal hingga selesai,” ujarnya.
Zahar menjelaskan, pada tahun ini jamaah Tarekat Naqsabandiyah menunaikan ibadah puasa selama 30 hari penuh. Mereka menetapkan awal Ramadan pada Selasa, 17 Februari 2026, berdasarkan metode perhitungan yang digunakan dalam ajaran tarekat tersebut.
Perbedaan penetapan awal Ramadan dan Idulfitri ini merupakan hal yang lazim terjadi, mengingat setiap kelompok memiliki metode penentuan masing-masing, baik melalui rukyat maupun hisab.
Dalam momentum Lebaran tahun ini, jamaah Naqsabandiyah berharap agar diberikan kesehatan serta kehidupan yang lebih baik ke depannya.
Usai pelaksanaan Salat Id, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah dan makan bersama di dalam surau. Suasana kebersamaan dan kekeluargaan tampak kental dalam momen tersebut, mempererat tali silaturahmi antarjamaah. (yud)
Editor : Adetio Purtama