PADEK.JAWAPOS.COM– PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menyiapkan 28.432 tempat duduk selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus pada 14–17 Mei 2026 untuk mengantisipasi lonjakan perjalanan masyarakat dan wisatawan di Sumatera Barat.
Sebanyak 7.108 kursi disediakan setiap hari melalui layanan KA Minangkabau Ekspres, KA Pariaman Ekspres, dan KA Lembah Anai yang melayani berbagai rute strategis di Sumbar.
Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, mengatakan peningkatan kapasitas dilakukan karena minat masyarakat menggunakan transportasi kereta api terus meningkat saat momentum libur panjang.
“KAI berkomitmen menghadirkan perjalanan yang selamat, tepat waktu, dan nyaman selama long weekend. Kereta api menjadi pilihan masyarakat karena praktis, ekonomis, dan bebas macet,” ujar Reza.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Sumbar Kamis 14 Mei 2026: Padang hingga Bukittinggi Diguyur Hujan Ringan
KA Pariaman Ekspres masih menjadi layanan favorit masyarakat karena melayani 10 perjalanan setiap hari menuju kawasan wisata Pantai Gandoriah Pariaman. Dengan tarif Rp5.000, kereta ini dinilai menjadi alternatif transportasi murah dan cepat saat arus wisata meningkat.
Sementara itu, KA Minangkabau Ekspres melayani 12 perjalanan per hari pada rute BIM–Pulau Aie dan menjadi penghubung utama Bandara Internasional Minangkabau dengan pusat Kota Padang.
Adapun KA Lembah Anai melayani enam perjalanan per hari relasi Kayu Tanam–Padang dengan suguhan panorama alam khas Sumatera Barat.
“Kehadiran kereta api lokal tidak hanya mendukung mobilitas masyarakat, tetapi juga membantu pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi daerah,” tambah Reza.
KAI Divre II Sumbar juga memastikan kesiapan sarana, prasarana, dan petugas operasional selama masa angkutan libur panjang. Pemeriksaan rutin rangkaian kereta dan fasilitas pelayanan dilakukan untuk menjaga keselamatan serta kenyamanan pelanggan.
Tiket KA lokal dapat dibeli melalui aplikasi Access by KAI mulai H-7 keberangkatan. Masyarakat diimbau membeli tiket melalui kanal resmi untuk menghindari penipuan.
Lonjakan mobilitas selama libur panjang diperkirakan turut meningkatkan kunjungan wisata ke Pariaman dan Kota Padang, sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat di sektor transportasi, kuliner, dan pariwisata.(*)
Editor : Hendra Efison