PADEK.JAWAPOS.COM-Wali Kota Padang Fadly Amran memaparkan Program Unggulan (Progul) Smart Surau di hadapan ribuan jamaah Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) se-Sumatera Barat dalam kegiatan Wisata Dakwah BKMT di Masjid Baiturrahmah, Aie Pacah, Kota Padang, Minggu (7/6/2026).
Kegiatan yang diikuti sekitar 19.000 jamaah dari 19 kabupaten dan kota di Sumatera Barat itu menjadi ajang silaturahmi sekaligus penguatan nilai-nilai keagamaan.
Dalam kesempatan tersebut, Fadly Amran menegaskan Smart Surau menjadi salah satu upaya Pemerintah Kota Padang dalam memperkuat karakter generasi muda melalui kegiatan keagamaan di masjid dan musala.
Fadly Amran menyampaikan apresiasi kepada BKMT Sumatera Barat yang telah memilih Kota Padang sebagai lokasi pelaksanaan wisata dakwah.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus BKMT yang menjadikan Masjid Baiturrahmah sebagai pusat kegiatan.
Menurut Fadly Amran, sejak Program Smart Surau dijalankan, tingkat kehadiran pelajar dalam salat subuh berjamaah di masjid dan musala terus meningkat.
Dari sekitar 90 ribu siswa sekolah di Kota Padang, sebanyak 60 ribu di antaranya disebut rutin mengikuti salat subuh berjamaah setiap hari.
"Pada Progul Smart Surau, ada empat gerakan yang kita buat, seperti salat subuh berjamaah atau subuh mubarakah, remaja masjid reborn, penyediaan ruang digital, serta fasilitasi rumah tahfiz," kata Fadly Amran.
Ia menjelaskan, Pemerintah Kota Padang memberikan penghargaan kepada siswa yang konsisten mengikuti salat subuh berjamaah sebagai bentuk motivasi untuk terus mendatangi rumah ibadah.
"Semua siswa yang rutin hadir salat subuh diberi reward per tiga bulan sekali," ujarnya.
Fadly Amran mengatakan bentuk penghargaan tersebut akan terus ditingkatkan secara bertahap. Bahkan, pemerintah daerah menargetkan pemberian hadiah umrah bagi siswa dan orang tua yang secara konsisten mengikuti program tersebut selama satu tahun.
"Jika sudah berjalan setahun, kita bercita-cita akan memberangkatkan umrah bagi anak dan orang tua yang selalu hadir salat subuh," katanya.
Menurut Fadly Amran, Smart Surau tidak hanya berfokus pada peningkatan ibadah, tetapi juga menjadi benteng dalam menghadapi berbagai persoalan sosial yang mengancam generasi muda, seperti tawuran, pergaulan bebas, dan bentuk penyimpangan sosial lainnya.
"Smart Surau merupakan benteng bagi anak-anak kita, jika benteng tidak kuat, semua akan rapuh," tegasnya.
Kegiatan Wisata Dakwah BKMT se-Sumbar turut dihadiri Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Barat Adib Alfikri, Ketua LKAAM Sumatera Barat Fauzi Bahar, Ketua BKMT Sumatera Barat Abdul Aziz, Ketua Pengurus Daerah BKMT Kota Padang Prof Salmadanis, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Barat M. Rifki, serta Kepala Kementerian Agama Kota Pariaman Edy Oktaviandi.
Mewakili Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Adib Alfikri menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai mampu memperkuat nilai keagamaan di tengah masyarakat.
"Mari kita terus menjaga dan memperkuat iman serta tertibkan ibadah, insya Allah di tengah krisis saat ini, kita dapat terjaga dengan baik," ujar Adib Alfikri.
Ketua Pengurus Daerah BKMT Kota Padang Prof Salmadanis mengatakan kegiatan wisata dakwah menjadi sarana memperkuat ukhuwah dan menambah pengetahuan keagamaan bagi masyarakat.
"Ini merupakan jihad kita bersama, karena siapa yang melangkahkan kakinya dalam mencari ilmu, Allah akan memudahkan hidup di dunia dan akhirat," katanya.
Prof Salmadanis menyebut jumlah jamaah BKMT yang hadir mencapai sekitar 19.000 orang dari 19 kabupaten dan kota di Sumatera Barat.
Kegiatan wisata dakwah tersebut dilaksanakan secara bergilir setiap bulan dengan mengunjungi daerah yang berbeda di Sumatera Barat.
Ribuan jamaah memadati bagian dalam maupun luar Masjid Baiturrahmah dan mengikuti pengajian dengan khusyuk.(*)
Editor : Heri Sugiarto